<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Integrasi Kurikulum Pesantren dan Kurikulum Sekolah di SMA Ali Maksum Krapyak, Bantul, D.I. Yogyakarta: Studi Kasus dengan Pendekatan Kualitatif Fenomenologis

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kurikulum pesantren dan kurikulum sekolah di SMA Ali Maksum Krapyak Bantul, D.I. Yogyakarta. Fokus peneliian ini yaitu bagaimana mengintegrasikan kurikulum sekolah dan kurikulum pesantren dan meninjau hasil perkembangan dari aspek kognitif, efektif dan pikomotorik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model integrasi kurikulum di SMA Ali Maksum yaitu dengan memadukan pelajaran inti yang ada di dalam kurikulum pesantren yang meliputi ilmu tata bahasa arab (ilmu nahwu dan Sharaf), fiqih, Aqidah/tauhid dan tarikh al-qur’an kedalam kurikulum sekolah. Kemudian diterapkan juga pengembangan materi berbasis kontekstual yang relevan dengan tantangan pendidikan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kurikulum di SMA Ali Maksum Krapyak mampu mendukung perkembangan siswa secara holistik, baik dalam dimensi akademik maupun kepribadian yang religius. Hal ini di temukan dari hasil belajar siswa dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Adapun dari aspek kognitif siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis yang lebih baik serta memiliki pemahaman konsep yang lebih mendalam, dan dari aspek efektif siswa terbiasa berpartisipasi aktif dalam ibadah dan berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam. Selain itu,siswa juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi yang tercermin dalam kesadaran lingkungan dan sikap toleransi terhadap perbedaan pendapat. Sedangkan dari aspek psikomotorik siswa memiliki keterampilan kolaboratif yang lebih baik, baik dalam kegiatan akademik maupun dalam proyek berbasis Islam, seperti wirausaha halal dan kegiatan sosial. Penelitian ini merekomendasikan (1) Optimalisasi Peran Guru dalam Implementasi Integrasi Kurikulum (2) Penguatan Teknologi dalam Pembelajaran Berbasis Pesantren (3) Peningkatan Penelitian Lanjutan tentang Integrasi Kurikulum untuk mendukung keberlanjutan integrasi kurikulum.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By