Analisis Pengendalian Kualitas Produk Stretcher Bed Hydraulic Menggunakan Metode Statistical Quality Control dan Failure Mode Effect Analysis (Studi Kasus: PT Matahari Leisure)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
PT Matahari Leisure merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi peralatan medis, salah satunya adalah produk stretcher bed hydraulic yang digunakan di lingkungan rumah sakit. Kualitas produk menjadi aspek penting dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan dan daya saing di pasar. Meskipun perusahaan telah menerapkan standar mutu dan pengujian ketat, masih ditemukan tingkat kecacatan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 53 kasus dari total 835 unit yang diproduksi sepanjang tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas serta mengidentifikasi penyebab utama terjadinya kerusakan pada produk stretcher bed hydraulic dengan mengintegrasikan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode SQC digunakan untuk memantau proses produksi melalui pembuatan histogram dan peta kendali (control chart), yang menunjukkan adanya ketidakterkendalian proses pada beberapa titik produksi. Sementara itu, metode FMEA dimanfaatkan untuk mengidentifikasi mode kegagalan dominan serta menentukan nilai Risk Priority Number (RPN) sebagai dasar prioritas perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab cacat paling dominan berasal dari kerusakan utama berupa hidrolik macet, pedal patah atau retak, dengan nilai RPN tertinggi mencapai 378. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan usulan perbaikan berupa peningkatan pelatihan operator, perbaikan prosedur kerja, serta penguatan kontrol terhadap kualitas komponen. Berdasarkan integrasi metode SQC dan FMEA, perusahaan dapat mengidentifikasi masalah secara menyeluruh dan merumuskan strategi perbaikan yang tepat guna menekan tingkat kecacatan, meningkatkan efisiensi produksi, serta memastikan produk memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.