<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Shift Kerja dan Kejadian Insomnia pada Pekerja Pertamina Hulu Kalimantan Timur Lapangan Sepinggan-yakin

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Shift kerja adalah suatu sistem pengaturan kerjayang memberi peluang untuk memanfaatkankeseluruhan waktu yang tersedia untuk mengoperasikan pekerjaan. Pada Pertamina Hulu Kalimantan Timur(PHKT) Sepinggan-Yakin, peraturan shift kerja diaturmenjadi dua shift yakni shift pagi (06.00-18.00) dan shift malam (18.00-06.00). Terdapat beberapa laporan dalam literatur mengenai peningkatan prevalensi Insomnia pada pekerja shift. Menurut Brito dkk tahun 2021, diperkirakan sekitar 32% pekerja malam, 10% pekerja harian, dan 8-26% pekerja shift menderita gangguan yang digambarkan sebagai adanya insomnia dan/atau rasa kantuk berlebihan, yang disertai dengan penurunan total waktu tidur, dan berhubungan dengan jadwal kerja yang tumpang tindih dengan waktu tidur. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara shift kerja dan kejadian insomnia pada Pekerja Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Lapangan Sepinggan- Yakin. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Lapangan Sepinggan-Yakin dengan jumlah populasi sebanyak 350 pekerja, kemudian dilakukan perhitungan besar sampel menggunakan rumus uji hipotesis beda dua proporsi. Jumlah sampel minimal yakni n=33 untuk satu kelompok, sehingga untuk 2 variabel diperoleh jumlah sampel minimal sebesar 66 pekerja. Pengambilam data menggunakan kuesioner dalam bentuk google form dan indikator Insomnia Severity Index Versi Indonesia (ISI-INA). Hasil: Didapatkan sebanyak 92 responden mengisi kuesioner penelitian, 90 responden memenuhi kriteria inklusi penelitian dan 2 responden termasuk kedalam kriteria eksklusi. Hasil uji chi-square pada analisis bivariat antara shift kerja dengan insomnia pada Pekerja Pertamina Hulu Kalimantan Timur Sepinggan-Yakin didapatkan nilai p-value sebesar 0,833. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara shift kerja dengan insomnia pada Pekerja Pertamina Hulu Kalimantan Timur Sepinggan-Yakin.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By