<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Workplace Bullying Dengan Kualitas Kehidupan Kerja Pada Karyawan

dc.Identifier.NIM14320177
dc.contributor.advisorDr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi., M.Psi.,
dc.contributor.authorSYIFA LARISA SUDIANA
dc.date.accessioned2021-09-28T07:25:56Z
dc.date.available2021-09-28T07:25:56Z
dc.date.issued2021-04-20
dc.description.abstractBullying di tempat kerja merupakan fenomena yang diduga dapat mengakibatkan kualitas kehidupan kerja yang rendah atau buruk. Penelitian sebelumnya memaparkan bahwa workplace bullying mengakibatkan konsekuensi destruktif terhadap kesehatan fisik dan mental seluruh karyawan tanpa terkecuali. Penelitian ini menyelidiki adanya hubungan antara workplace bullying dan kualitas kehidupan kerja pada karyawan. Sampel akhir terdiri dari 27 karyawan yang memenuhi kriteria pernah mengalami workplace bullying. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara workplace bullying dan kualitas kehidupan kerja pada karyawan. Hasil analisis lebih lanjut tidak menemukan adanya perbedaan pada tingkat kualitas kehidupan kerja berdasarkan jenis kelamin, usia, dan lama bekerja. Workplace bullying dapat dipertimbangkan sebagai prediktor yang lebih tepat untuk mengukur kualitas hidup secara umum, yang tidak terbatas dalam lingkup pekerjaan saja.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/32815
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectworkplace bullyingen_US
dc.subjectkualitas kehidupan kerjaen_US
dc.titleHubungan Workplace Bullying Dengan Kualitas Kehidupan Kerja Pada Karyawanen_US

Files

Collections