<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penerapan Asuhan Kefarmasian oleh Apoteker/Farmasis di Apotek Wilayah Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dalam melaksanakan perannya di apotek, Farmasis memiliki standar kompetensi yang harus dipenuhi, salah satunya adalah standar kompetensi asuhan kefarmasian. Penelitian mi bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan serta persepsi konsumen terhadap pelayanan asuhan kefarmasian oleh Farmasis, sehingga dapat menjadi masukan untuk peningkatan kualitas pelayanan. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang ditujukan kepada Farmasis, karyawan apotek dan konsumen, kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Farmasis menerapkan dengan kategori sangat positif tentang sarana prasarana informasi obat. Kategori sangat negatif yakin tentang laporan ke pemerintah dan dokter pribadi atau pihak terkait sehubungan pengobatan sendiri oleh masyarakat, pencatatan perubahan terapi dan kunjungan serta komunikasi untuk mengetahui kemajuan kesehatan pasien. Persepsi konsumen menunjukkan bahwa mengenai pengajuan pertanyaan tentang identitas ketika menebus resep, penjelasan penggunaan alat bantu obat, penyediaan media informasi, serta panawaran penggantian obat, harus dipertahankan prestasinya. Sedangkan yang menjadi prioritas utama adalah mengenai pengajuan pertanyaan seperti obat rutin yang sedang dikonsumsi, waktu untuk konsultasi serta penginformasian efek samping obat. Untuk prioritas rendah meliputi pemantauan untuk mengetahui kemajuan kesehatan pasien dan penjelasan tentang menilai, menyimpan dan memusnahkan obat.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By