<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Aktivisme Digital Fandom Exo-l di Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menciptakan masyarakat dunia yang saling terhubung melewati batas negara. Keterbukaan akses informasi lintas batas negara ini memungkinkan terjadinya difusi budaya antar bangsa secara masif dan cepat. Salah satu wujud nyata dari difusi budaya global ini adalah fenomena Korean Wave atau disebut dengan demam budaya Korea yang melanda kawasan Asia dan dunia sejak awal tahun 2000an. Di Indonesia, Korean Wave mulai terasa pengaruhnya pada tahun 2000an, ditandai dengan semakin banyaknya penggemar musik pop Korea atau K-Pop. Fandom transnasional terbesar adalah EXO-L yang merupakan penggemar boy grup Korea. Selain mempromosikan budaya K-Pop, fandom internasional seperti EXO- L turut mempengaruhi gerakan-gerakan sosial di Indonesia. EXO-L di Indonesia sangat masif dan sering berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti penggalangan dana, relawan bencana alam, dan donor darah. Dalam penelitian ini akan dibahas perihal aktivisme digital yang dilakukan oleh fandom EXO-L terhadap isu-isu sosial, lingkungan dan kemanusiaan yang ada di Indonesia 2014-2023. Dalam menganalisis permasalahan tersebut menggunkan teori dari George and Leidner 2019 tentang hierarchyof digital activism.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By