<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Rumah Seni Produksi Animasi Kartun dan Komik Indonesia Representasi Arsitektural Peristiwa Historik Serangan Umum 1 Maret Jogjakarta Melalui Konsep Differance Derridean

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dunia animasi dan komik pada era abad ini sangat terlihat dominan sebagai produk publikasi dan pendokumentasian yang bertajuk hiburan dan informasi yang biasa kita saksikan di media-media pada umumnva. Sebenarnya animasi kartun dan komik tidak hanya disampaikan sebatas sebagai tontonan atau sekedar bacaan khayalan semata. Animasi kartun dan komik seharusnya mampu untuk serta merta (walaupun harus dengan menunda) menyampaikan cerita kepada penikmat tentang tataran yang lebih luas, seperti kehidupan, kepahlawanan (heroismc), epic dan dramatik, serta banyak lagi tema yang bisa diangkat. Dalam perancangan rumah seni produksi animasi kartun dan komik Indonesia ini, bangunan ditampilkan untuk memerankan rangkuman sebuah text peristiwa sejarah. Serangan Umum 1 Maret 1949 di Jogjakarta adalah ide dasar perancangan, dicari makna dan tanda-tanda yang akan dihadirkan untuk menemukan hakekat sebenarnya kedalam dokumentasi arsitektural. Hal ini untuk upaya memunculkan pemikiran dan pemahaman yang lebih luas dan mendalam ketika arsitektur dihadirkan berbicara dalam text dan makna penterjemahan. Konsep filosofis "difference" dipilih sebagai acuan, untuk memberikan pemahaman baru bagaimana melihat elemen rancangan rancang bangun dalam suatu konstruksi yang merajut dunia. Konsep ini dapat dipahami sebagai suatu pendekatan yang membuka pemikiran bahwa karya bukanlah semata-mata representasi yang direduksi sebagai alat menyampaikan gagasan atau pesan. Rancangan diharapkan memberi peluang agar kemungkinannva berbicara bisa merdeka dari prinsip dominasi.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By