<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Kebijakan Pembekuan Aset terhadap Chelsea Fc pada Tahun 2022

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Chelsea FC sebagai salah satu aset oligarki Roman Abramovich turut terdampak sanksi pembekuan aset oleh pemerintah Inggris dengan harapan agar Rusia menghentikan invasi ke Ukraina. Klub sepak bola di London ini mendapatkan general license dari lembaga yang telah ditunjuk HM Treasury untuk mengawasi implementasi sanksi yaitu OFSI agar bisa tetap berjalan meskipun finansial klub dibekukan. Sanksi hanya akan dibatalkan apabila klub berhasil terjual. Proses penjualan melibatkan banyak pihak seperti Inggris, Komisi Eropa, dan Portugal karena Abramovich memiliki banyak kewarganegaraan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teory Foreign Policy Implementation karya Michael Clarke. Teori tersebut berisi tentang the nature of decision, the implementation environment, serta control over implementation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melibatkan literatur-literatur dari media daring serta dokumen-dokumen resmi yang diterbitkan. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa pemerintah Inggris sejatinya memberikan keringanan kepada Chelsea FC agar bisa bertahan meskipun menginginkan pemiliknya untuk segera hancur.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By