Analisis Penggunaan Sumber Daya Manusia Dengan Metode Resource Levelling Studi Kasus Proyek Pembangunan Kost Supargiono Gondokusuman, Yogyakarta
| dc.Identifier.NIM | 15511180 | |
| dc.contributor.advisor | Adityawan Sigit, S.T.,M.T, | |
| dc.contributor.author | DANU DAMARJATI NURSUHUD | |
| dc.date.accessioned | 2022-03-04T04:45:56Z | |
| dc.date.available | 2022-03-04T04:45:56Z | |
| dc.date.issued | 2021-09-02 | |
| dc.description.abstract | Dalam pelaksanaan konstruksi di lapangan para kontraktor sudah menerapkan konsep resource levelling dalam melaksanakan proyek, namun hal tersebut tidak dituangkan dalam penjadwalan sehingga penjadwalan yang dibuat hanya bersifat sebagai pelengkap administrasi saja. Dimana penjadwalan yang dibuat tidak berdasarkan dengan kebutuhan tenaga kerja yang diterapkan di lapangan sehingga mengakibatkan kesulitan dalam mengontrol pelaksanaan proyek. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis menyadari perlu dilakukan peninjauan penjadwalan perencanaan pada Proyek Pembangunan Kost Supargiono Gondokusuman, Yogyakarta agar mengetahui sudah sesuai dengan konsep resource levelling atau belum. Dengan menggunakan metode resource levelling. Data yang dibutuhkan agar dapat memenuhi penelitian ini. Adapun data – data yang dibutuhkan adalah Rencana Kerja Satuan (RKS), Jadwal rencana pekerjaan ( kurva S), Hubungan antar pekerjaan, Float time setiap pekerjaan non – kritis, Koefisien tenaga kerja SNI 2018. Hasil analisis dari metode resource levelling dapat mengetahui waktu yang dibutuhkan setelah melakukan perhitungan berdasarkan efektifitas sumber daya manusia dan mengetahui pengaturan sumber daya manusia yang efektif berdasarkan sumber daya yang tersedia menggunakan metode resource levelling pada aplikasi Microsoft Project. Analisis resource levelling yang telah dilakukan mendapatkan hasil Waktu yang dibutuhkan setelah melakukan analisis perhitungan berdasarkan efektifitas penggunaan sumber daya manusia tidak menunjukan perubahan yaitu durasi proyek 156 hari. dan didapatkan sumber daya yang efektif adalah sumber daya manusia pekerja 17,881, tukang 9,736, kepala tukang 1,649, dan mandor 1,649. Pada analisis pemerataan sumber daya manusia didapatkan hasil sumber daya manusia pekerja 17,353, tukang 9,471, kepala tukang 1,721, dan mandor 1,603 orang. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/36419 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Microsoft Project | en_US |
| dc.subject | Resource Levelling | en_US |
| dc.subject | Sumber daya manusia | en_US |
| dc.title | Analisis Penggunaan Sumber Daya Manusia Dengan Metode Resource Levelling Studi Kasus Proyek Pembangunan Kost Supargiono Gondokusuman, Yogyakarta | en_US |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- 15511180 Danu Damarjati Nursuhud.pdf
- Size:
- 15.27 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: