Hubungan antara Dukungan Sosial dan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial yang berasal dari keluarga, teman, dan orang terdekat dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 313 mahasiswa aktif berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang dikembangkan oleh Zimet et al. (1988) serta Academic Procrastination Scale (APS) dari McCloskey dan Scielzo (2015). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho karena data penelitian tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial secara umum memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan prokrastinasi akademik (r = -0,202; p < 0,001). Secara lebih rinci, dukungan keluarga (r = -0,142; p = 0,006), dukungan teman (r = -0,196; p < 0,001), dan dukungan dari orang terdekat (r = -0,200; p < 0,001) juga menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan prokrastinasi akademik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa dari keluarga, teman, maupun orang terdekat, maka semakin rendah kecenderungan mahasiswa untuk melakukan prokrastinasi akademik. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan sosial sebagai faktor protektif dalam kehidupan akademik mahasiswa, khususnya di Yogyakarta sebagai kota pelajar.