<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Spiritualitas dengan Kinerja Pada Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia Resor Tegal

dc.Identifier.NIM05320165
dc.contributor.authorMaulana, Andhika Arif
dc.date.accessioned2026-06-26T03:06:43Z
dc.date.available2026-06-26T03:06:43Z
dc.date.issued2009
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara spiritualitas dengan kinerja anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia di Polisi Resor Tegal. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara spiritualitas dengan kinerja pada kinerja anggota polisi. Semakin tinggi spiritualitas, semakin tinggi kinerja. Sebaliknya semakin rendah spiritualitas, semakin rendah kinerja. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 52 orang, Karakteristik subjek dalam penelitian ini adalah anggota Polri yang bertugas di Polres Kabupaten Tegal, bekerja minimal satu tahun di Polres Tegal hal ini dimaksudkan agar setiap anggota Polri pernah bertugas di Polres Tegal dan memahami setiap tuga-tugasnya di kesatuan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Kinerja yang dimodifikasi dari skala kinerja Sumaryono (2000) dan mengacu pada teori Bernardin dan Russel (1998) terdiri dari 2 krietria dan terbagi menjadi 11 sub kriteria dengan penjelasan ditiap sub kriteria. Pemberian nilai dalam skala ini menggunakan Behavioral Anchored Rating Scales (BARSS) yaitu skala yang penilaiannya berdasarkan perilaku-perilaku yang tampak pada sescorang dan skala Spiritualitas berjumlah 47 aitem mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Emmons (2000). Skala Kinerja memiliki koefisien realibilitas alpha sebesar 0,900, sedangkan skala Spiritualitas memiliki sebaran data yang bergerak dari 0,306-0,866 dan koefisien realibilitas alpha sebesar 0,969. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik korelasi product moment dari spearman. Hasil analsis data menunjukkan bahwa kinerja anggota polisi tinggi tetapi memiliki spiritualitas yang rendah (koefisien korelasi r = -0,210 dengan p = 0,076). Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara spiritualitas dengan kinerja. Spiritualitas bukan salah satu faktor yang meningkatkan kinerja anggota polisi. Berdasarkan hasil tersebut menunjukan bahwa hipotesis ditolak.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/63749
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSpiritualitasen_US
dc.subjectKinerjaen_US
dc.subjectKepolisianen_US
dc.titleHubungan antara Spiritualitas dengan Kinerja Pada Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia Resor Tegalen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05320165.pdf
Size:
4.16 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections