Wellness Center dengan Pendekatan The Architecture of Dignity di Kabupaten Boyolali
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perancangan Wellness Center untuk komunitas HIV/AIDS dilatarbelakangi oleh tingginya stigma dan diskriminasi sosial yang berdampak signifikan terhadap kesehatan psikologis dan kualitas hidup Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Selama ini, pendekatan penanganan HIV/AIDS cenderung berfokus pada aspek klinis dan medis, sementara kebutuhan akan ruang pemulihan psikososial yang aman, inklusif, dan tidak menstigmatis masih terbatas. Oleh karena itu, proyek ini mengusung tipologi wellness center sebagai fasilitas non-klinis yang menekankan kesejahteraan holistik, meliputi aspek mental, emosional, sosial, dan fisik ringan, dengan pendekatan The Architecture of Dignity dan therapeutic architecture sebagai dasar perancangan. Wellness Center ini dirancang sebagai ruang komunitas yang menghormati martabat pengguna melalui pengaturan zonasi yang menjaga privasi, suasana ruang yang menenangkan, serta integrasi elemen alam sebagai bagian dari proses pemulihan. Program ruang meliputi aktivitas wellness, dukungan komunitas, edukasi, dan pemberdayaan lokal yang dirancang untuk mendorong interaksi sosial positif tanpa pelabelan penyakit. Melalui pendekatan arsitektur yang humanis dan non-institusional, perancangan ini diharapkan mampu menjadi medium pemulihan psikologis bagi ODHA sekaligus berkontribusi dalam upaya reduksi stigma HIV/AIDS di lingkungan masyarakat secara berkelanjutan.