<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Manajemen Perkaderan Himpunan Mahasiswa Islam dan Kontribusinya terhadap Pendidikan di Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap berbagai kegiatan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang dinilai berhasil dalam mencetak kader-kader yang mampu menjadi tokoh- tokoh besar di Indonesia. Selain itu, peneliti juga merasa perlu untuk mengetahui lebih dalam tentang kontribusi HMI terhadap pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, fokus pada penelitian ini adalah tentang manajemen perkaderan HMI dan kontribusinya terhadap pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatoris dan nonpartisipatoris, wawacara mendalam by design dan non by design, dan kajian dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive dan snowboal. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa, pertama: pengelolaan perkaderan HMI cabang Yogyakarta disesuaikan dengan jenis kegiatannya yang meliputi training formal, non formal, dan informal. Pelaksanaan training formal dan non formal diawali dengan penetapan program kerja, kemudian penetapan tim Steering Committee dan ketua Organizing Committee pada rapat presidium atau rapat harian, selanjutnya pembentukan kepanitiaan, pembuatan proposal, laporan kepada struktur HMI yang lebih tinggi, terakhir implementasi kegiatan dan pengawasan serta diakhiri dengan evaluasi. Kedua, kontribusi HMI terhadap pendidikan di Indonesia dapat diklasifikasikan menjadi kontribusi perkaderan dan kontribusi kader. Kontribusi perkaderan terdiri kontribusi langsung (sadai) dan kontribusi tidak langsung (tidak sadar). Kontribusi langsung meliputi aspek pembentukan soft skill, sikap tanggung jawab, dan sikap politik anggotanya. Sedangkan kontribusi tidak langsung meliputi aspek pembentukan mental dan pengembangan wawasan melalui iklim kondusif ilmiah, dan pembentukan hard skill melalui berbagai kegiatan struktural dan kultural. Kontribusi kader HMI berupa pengabdian diri terhadap dunia pendidikan, baik formal, non formal, maupun informal. Pada pendidikan non formal dan informal, kontribusi kader HMI berupa gagasan dan inisiasi pembentukan lembaga kajian atau pelatihan yang bermanfaat bagi kader HMI khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By