<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Unit Produksi Stasiun Televisi RBTV Desain Bukaan untuk Menciptakan Efek Dramatis Cahaya Alami pada Bangunan

dc.contributor.authorAhmad Usmantoro, 99512026
dc.date.accessioned2020-06-22T03:11:02Z
dc.date.available2020-06-22T03:11:02Z
dc.date.issued2005
dc.description.abstractSejak televisi ditemukan pertama kali pada tahun 1930, bisnis pertelevisian berkembang sangat pesat. Pemunculan televisi secara internasional pada tahun 1946 pada Sidang Umum PBB yang pertama, membuka cakrawala baru era informasi. Demikian pula di Indonesia, Televisi telah menjadi media yang paling mempengaruhi gaya hidup, mengarahkan opini publik, mencerdaskan atau sebaliknya, dan media yang paling cepat meratakan seluruh informasi ke pelosok negri ini. Stasiun Televisi telah banyak bermunculan, baik lokal maupun nasional. Berangkat dari pengalaman beberapa Stasiun Televisi yang dahulu berawal dari stasiun televisi lokal dan berkembang menjadi Stasiun Televisi Nasional, RBTV akan berekspansi, melebarkan sayapnya untuk dapat melakukan siarannya secara Nasional. Segmen keluarga yang selama ini menjadi segmen utama RBTV, menginspirasi penampilan bangunan secara keseluruhan. Strategi yang diambil adalah dengan menampilkan bangunan yang familiar, ramah dan terbuka. Ketiga kata kunci tersebut diterjemahkan dalam bangunan dengan membuat bangunan yang sederhana, layout yang mudah dikenali, interior yang rendah, sehingga terlihat lebih intim, material hangat seperti kayu, membuat ruang dalam ruang sehingga pengunjung yang meski berjumlah ratusan, namun merasa dalam teritorinya sendiri, dan beberapa strategi yang lainnya (lih. bab 3). Pencahayaan yang menjadi fokus dalam perancangan merupakan hal penting dalam kegiatan produksi sebuah stasiun televisi. Maka kemudian pencahayaan diangkat menjadi elemen arsitektural dalam sebuah Unit Produksi Stasiun Televisi RBTV dan memberikan efek dramatis pada ruang. Pada kasus ini, Unit Produksi RBTV meletakkan elemen arsitektural yang mampu membangkitkan persaaan berbeda melalui permainan cahaya. Pada koridor atas terdapat spotlight yang intensitasnya berubah sesuai waktu, pada reception hall terdapat jendela bertiraikan air yang mampu merobah rona lantai parquet pada restaurant berbeda, kemudian pada ruang kantor ditemukan efek bayangan yang membuat ruangan tersapu oleh garis-garis diagonal yang dinamik.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/21620
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleUnit Produksi Stasiun Televisi RBTV Desain Bukaan untuk Menciptakan Efek Dramatis Cahaya Alami pada Bangunanen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
99512026 Ahmad Usmantoro.pdf
Size:
3.22 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections