Kecemasan pada Mahasiswa Koasistensi
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tujuan peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kecemasan muncul pada mahasiswa koasistensi, bentuk kecemasan yang dialami mahasiswa serta bagaimana cara mereka mengatasi kecemasan. Responden penelitian ini adalah mahasiswa atau mahasiswi kedokteran berjumlah dua orang yang sedang menjalankan study koasistensi. Dalam mengambil data penelitian, peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab kecemasan yang dialami responden dalam menjalankan tugas dan kewajibanya sebagai mahasiswa koasistensi disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal terdiri dari perasaan takut melakukan kesalahan dalam diri responden dan faktor eksternal terdiri dari pasien, lingkungan baru, dokter, residen, ujian, dan persentasi. Bentuk kecemasan yang dialami responden antara lain dalam bentuk fisik seperti deg-degan, keringat dingin, lemes, gemetar atau tremor dan pucat. Dalam bentuk pemikiran responden cenderung berpikir tentang hal buruk dan bingung. Perilaku responden mengalami hilang selera makan dan sulit tidur. Untuk cara mengatasi kecemasan responden dengan cara positif yaitu dengan sharing pada teman, dengan dokter, perawat dan dengan spiritual seperti sholat, berdoa, berdzikir. Dan dengan cara negatif yaitu dengan menangis, berteriak dan adanya keinginan untuk cuti. Untuk menangani kecemasan dengan cara positif menjadikan responden mampu mengatasi perasaan cemasnya, namun menangani cemas dengan cara negatif menjadikan responden menjadi terpuruk bahkan menjadikan responden ingin cuti.