Fanatisme Otaku Terhadap Anime One Piece (Studi Kasus Pada Komunitas Nakama Istimewa Yogyakarta)
| dc.Identifier.NIM | 14321083 | |
| dc.contributor.advisor | Sungkar Tanjung, S.Sos., M.A. | |
| dc.contributor.author | Muhammad Malik Hamka Sukarman | |
| dc.date.accessioned | 2021-08-16T13:06:40Z | |
| dc.date.available | 2021-08-16T13:06:40Z | |
| dc.date.issued | 2021-03-15 | |
| dc.description.abstract | Anime (animasi Jepang) yang saat ini memiliki kepopuleran di masyarakat mengakibatkan munculnya beragam produk anime seperti action figure, poster, komik, bahkan film animasi seperti One Piece yang saat ini menjadi anime dan manga terpoupler sepanjang masa. Hal ini menyebabkan beberapa individu menjadi seorang yang fanatik pada anime dan manga yang disebut sebagai otaku. Fenomena otaku ini terjadi bukan saja terjadi di Jepang, namun terjadi hingga diseluruh dunia tidak terkecuali di Indonesia. Yogyakarta menjadi salah satu kota di Indonesia yang juga memiliki banyak otaku atau penikmat anime dan manga yang menyebabkan munculnya berbagai macam komunitas seperti komunitas pecinta One Piece yaitu Nakama Istimewa Yogyakarta (NAIS). Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana fanatisme pada anime mampu mempengaruhi gaya hidup otaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara pada 4 narasumber yang tergabung dalam komunitas Nakama Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian yang didapatkan adalah fanatisme otaku terhadap anime One Piece adalah menjadi otaku One Piece mampu mempengaruhi gaya hidup otaku seperti mengikuti perkembangan One Piece yang menyebabkan otaku menjadikan One Piece sebagai prioritas utama hingga hilangnya kemampuan dalam memanajamen waktu untuk menikmati One Piece. Lalu timbulnya prilaku konsumtif yang menyebabkan otaku dapat menghabiskan sumber daya seperti uang dan waktu, dan gaya hidup yang berubah mengikuti kebiasaan yang ada pada anime One Piece seperti gaya sapaan sehari-hari yang perlahan menjadi kebisaan dan gaya hidup baru. Adanya stigma negatif dari masyarakat terhadap otaku membuat otaku memilih untuk bergabung dengan komunitas yang memiliki minat yang sama untuk mengutarakan kesukaan otaku dan saling berbagi informasi terkait One Piece. Anime One Piece juga mempengaruhi pandangan otaku terhadap suatu hal dan juga otaku mampu mengetahui hal baru melalui karakter 2 dimensi yang mereka anggap sebagai teladan. Selain itu menjadi otaku anime One Piece juga menimbulkan ketertarikan terhadap etnik negara Jepang. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/31670 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Anime | en_US |
| dc.subject | Manga | en_US |
| dc.subject | Fanatik | en_US |
| dc.subject | Gaya Hidup | en_US |
| dc.title | Fanatisme Otaku Terhadap Anime One Piece (Studi Kasus Pada Komunitas Nakama Istimewa Yogyakarta) | en_US |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- 14321083 Muhammad Malik Hamka Sukarman.pdf
- Size:
- 2.32 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: