<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Craft Center Pendukung Pariwisata (Revitalisasi Hotel Toegoe sebagai Pusat Pelayanan Industri Kecil)

dc.contributor.authorMulyaningsih, Ratna Wahyu
dc.date.accessioned2017-02-01T06:29:12Z
dc.date.available2017-02-01T06:29:12Z
dc.date.issued2001
dc.description.abstractJogjakarta sebagai kota tujuan wisata, akan merangsang tumbuhnya usaha-usaha industri kerajinan untuk wisatawan (baik itu dari dalam maupun dari luar negri) yang memerlukan souvenir atau barang-barang seni lain dari para pengrajin. Barang-barang souvenir tersebut dijual selain sebagai barang seni juga sebagai barang komoditas. Hal ini terlihat dari sumbangan hasil industri kecil terhadap ekspor pada tahun 1999 mencapai US $ 91.643.981.490 dengan nilai investasi yang terus meningkat dari tahun ke tahun, barang-barang tersebut telah menanjak peringkatnya tidak hanya berfungsi sebagai oleh-oleh saja, tetapi sebagai alat kebutuhan sehari-hari, hal ini berdampak pada konsumen yang tidak hanya wisatawan/bisinessman, tetapi juga keluarga, terutama masyarakat kelas menengah ke atas. Oleh karena itu diperlukan suatu fasilitas pendukung untuk memenuhi tuntutan kebutuhan tersebut, antara lain dengan penyediaan sarana promosi dan perdagangan. Keadaan fisik bangunan Hotel Toegoe sebagai bangunan bersejarah di lingkungan Malioboro-Mangkubumi dengan ciri Arsitektur perpaduan antara kolonial dengan tradisional Jawa, dapat menjadi salah satu faktor penarik untuk mendukung kegiatan tersebut. Sehingga agar bangunan baru kontekstual dengan bangunan di sekitarnya, penggunaan elemen dari tradisi setempat harus diperhatikan. Bangunan baru mengambil tipologi-tipologi bentuk dari pembentuk karakter utama bangunan lama, yang kemudian ditransfofmasikan ke dalam bentuknya yang baru, selain itu Malioboro-Mangkubumi merupakan kawasan perdagangan dengan tingkat harga lahan kelas I, sehingga perluasan bangunan 1ebih ke arah vertikal dan penggunaan ruang pada lahan lebih optimal. Kesan terhadap ruang dimana perjalanan sejarah sebagai nilai emosional bangunan menjadi dasar pertimbangan dalam memberikan persepsi terhadap pengunjung pameran. Hal ini ditunjang dengan sirkulasi dan display barang yang menggambarkan perpindahan dari masa keadaan bangunan lama tempo dulu ke bangunan bersuasana masa kini.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/2249
dc.publisherUII Yogyakartaen_US
dc.subjectCraft Centeren_US
dc.subjectPendukung Pariwisataen_US
dc.subjectRevitalisasi Hotel Toegoeen_US
dc.subjectPusat Pelayanan Industri Kecilen_US
dc.titleCraft Center Pendukung Pariwisata (Revitalisasi Hotel Toegoe sebagai Pusat Pelayanan Industri Kecil)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 10
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01.0 cover.pdf
Size:
66.68 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02 preliminari.pdf
Size:
136.96 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03 daftar isi.pdf
Size:
189.89 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04 abstract.pdf
Size:
89.89 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05.1 bab 1.pdf
Size:
370.36 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections