Efek Konsumsi Kurma (Phoenix Dactylifera L.) Terhadap Produksi ASI pada Ibu Menyusui: A Scoping Review
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi optimal bagi bayi, terutama pada enam bulan pertama kehidupan, karena mengandung zat gizi esensial dan komponen bioaktif yang berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan, serta sistem imun bayi. Meskipun manfaat ASI esksklusif telah banyak dibuktikan, cakupan pemberiannya masih belum mencapai target nasional maupun global. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan menyusui adalah kecukupan produksi ASI. Berbagai upaya telah dilakukakn untuk meningkaykan produksi ASI, baik secara farmakologis maupun non-farmakologis. Kurma (Phoenix dactylifera L.) merupakan salah satu bahan alami yang berpotensi berperan sebagai galaktagog karena kandungan energi, mineral, dan senyawa bioaktif yang diduga memengaruhi hormon prolaktin dan oksitosin. scoping review ini bertujuan untuk menganalisis efek konsumsi kurma (Phoenix dactylifera L.) terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode: Sumber data yang digunakan adalah original article terkait intervensi konsumsi kurma (Phoenix dactylifera L.) pada ibu menyusui, dipublikasikan dalam tahun 2015-2025, dan berbahasa Inggris atau Indonesia. Database yang digunakan adalah Google Scholar, PubMed, Springer Link, ScienceDirect, dan Portal Garuda dengan menggunakan Boolean search. Artikel hasil pencarian diseleksi berdasarkan alur PRISMA-ScR. Dari artikel yang lolos seleksi, dilakukan ekstraksi data, item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan review. Hasil: Dari analisis 13 artikel menunjukkan bahwa konsumsi kurma, baik dalam bentuk buah segar maupun olahan seperti sari kurma dan jus kurma, secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan kelancaran pengeluaran dan produksi ASI. Simpulan: Kurma berpotensi menjadi intervensi non-farmakologis yang aman dan mudah diakses untuk mendukung produksi ASI. Namun, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji efektivitas konsumsi kurma terhadap produksi ASI secara lebih komprehensif.