<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pengendalian Biaya, Waktu, dan Kinerja Proyek Dermaga Peti Kemas Antar Pulau di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan Konsep Nilai Hasil

dc.contributor.authorDewi Arni, 93310177
dc.contributor.authorSiti Zulaechah, 93310227
dc.date.accessioned2020-06-13T00:19:33Z
dc.date.available2020-06-13T00:19:33Z
dc.date.issued1998
dc.description.abstractPelaksanaan kegiatan proyek konstruksi suatu ketika dapat menyimpang dari perencanaannya, maka pengendalian proyek yang merupakan salah satu tahapan penting dalam manajemen proyek konstruksi dalam rangka meningkatkan efisiensi proyek itu diperlukan agar kejadian-kejadian yang menghambat tercapainya tujuan proyek dapat segera ditanggulangi dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, untuk menjamin keberhasilan suatu proyek konstruksi, maka perencanaan dan pelaksanaan proyek konstruksi harus disertai pula dengan pengendalian. Pengendalian proyek konstruksi yang efektif memerlukan teknik dan metode yang spesifik dan tepat, salah satunya adalah Konsep Nilai Hasil. Konsep Nilai Hasil menghitung besarnya biaya yang dikeluarkan berdasarkan anggaran dan sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dilaksanakan. Konsep ini dapat digunakan untuk menganalisir kinerja dan membuat prakiraan pencapaian sasaran. Untuk itu digunakan 3 indikator, yaitu ACWP (Actual Cost of Work Performed), BCWP (Budgeted Cost of Work Performed), dan BCWS (Budgeted Cost of Work Scheduled). Dengan menggunakan ketiga indikator tersebut, maka dapat dihitung berbagai faktor yang menunjukkan kemajuan dari kinerja pelaksanaan proyek, seperti varians biaya dan jadual terpadu, indeks kinerja biaya dan jadual, serta prakiraan biaya dan waktu penyelesaian proyek. Dari perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan Konsep Nilai Hasil berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek (Rp. 47. 955.736.559,300), rencana kerja proyek yang berupa kurva S. dan data kemajuan proyek bulan Juni-September 1997, dapat disimpulkan bahwa pada bulan Juni 1997 proyek tersebut mengalami kerugian sebesar Rp. 3.841.178,501 dan waktu pelaksanaan pekerjaan proyeknya mengalami keterlambatan selama 12 bulan dari waktu rencana, sedangkan pada bulan September 1997 proyek tersebut mengalami kerugian juga sebesar Rp. 37.756,200, tetapi waktu pelaksanaan pekerjaan proyeknya lebih cepat 1 bulan dari rencana. Hasil tersebut dapat dicapai dengan syarat kondisi proyek relatif tetap seperti pada saat pelaporan terakhir. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut di atas, maka dapat dikatakan bahwa kinerja pelaksanaan proyek Dermaga Peti Kemas Antar Pulau Tanjung Perak Surabaya tidak lebih baik dari perencanaannya.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/21326
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAnalisis Pengendalian Biayaen_US
dc.subjectWaktu dan Kinerjaen_US
dc.subjectProyek Dermaga Peti Kemasen_US
dc.subjectAntar Pulau di Pelabuhan Tanjung Perak Surabayaen_US
dc.subjectKonsep Nilai Hasilen_US
dc.titleAnalisis Pengendalian Biaya, Waktu, dan Kinerja Proyek Dermaga Peti Kemas Antar Pulau di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan Konsep Nilai Hasilen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
93310177 Dewi Arni - 93310227 Siti Zulaechah.pdf
Size:
7.75 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: