<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

ANALISIS KONSERVASI AIR PADA BANGUNAN SMP NEGERI 8 YOGYAKARTA BERDASARKAN STANDAR GREENSHIP

Abstract

Gedung SMPN 8 Yogyakarta adalah bangunan kolonial yang terletak di Kelurahan Terban, Yogyakarta. Pertumbuhan penduduk menjadikan Terban sebagai kawasan padat penduduk dan rawan mengalami krisis air bersih karena penurunan kualitas air tanah. Sumber air bersih di SMPN 8 Yogyakarta yang hanya mengandalkan air sumur menyebabkan penggunaan air tanah menjadi tinggi dan meningkatkan potensi terjadinya krisis air bersih pada bangunan. Kondisi itu mengakibatkan perlunya dilakukan upaya untuk menjaga ketersediaan air bersih yaitu dengan cara konservasi air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya konservasi air pada SMPN 8 Yogyakarta dengan pendekatan greenship sehingga hasil dari penelitian ini bisa menjadi evaluasi atau acuan dalam melakukan konservasi air. Metode pengumpulan data dilakukan secara kualitatif dengan mengamati jumlah & tipe sanitair, luas area bangunan, dan wawancara dengan pengelola bangunan untuk mengetahui jumlah pengguna, jam operasional gedung, sumber air dan upaya konservasi air yang telah dilakukan. Data – data tersebut lalu dianalisis secara kuantitatif menggunakan water calculator for greenship. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai penggunaan air di SMPN 8 Yogyakarta yakni sebesar 62,96 liter/hari sedangkan standar penggunaan air pada bangunan sekolah menurut greenship adalah sebesar 50 liter/hari, sehingga diperlukan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By