<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

STUDI VARIASI WAKTU REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL MENGGUNAKAN ABU BATANG PISANG SEBAGAI KATALIS HETEROGEN DENGAN KOSOLVEN ASETON

Abstract

Telah dilakukan produksi biodiesel dari minyak jelantah dengan metode transesterifikasi menggunakan abu batang pisang sebagai katalis basa dengan kosolven aseton. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh waktu terhadap biodiesel yang dihasilkan dari proses transesterifikasi minyak jelantah. Dalam pembuatan katalis basa heterogen terdapat dua perlakuan, yaitu batang pisang yang dikalsinasi pada suhu pemanasan 900 °C dan batang pisang yang dikalsinasi pada suhu 1100 °C selama 2 jam. Katalis dikarakterisasi menggunakan XRD dan SEM-EDS. Katalis abu batang pisang 900 °C dan 1100 °C diaplikasikan pada minyak jelantah melalui reaksi transesterifikasi dengan variasi waktu. Variasi waktu reaksi transesterifikasi yaitu 15 menit, 20 menit, dan 25 menit dengan bantuan aseton sebagai kosolven. Dari hasil analisis, metil ester terbanyak diperoleh pada kondisi variasi waktu 20 menit dengan katalis 900 °C menghasilkan biodiesel dengan kemurnian sebesar 100%.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By