<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

STABILISASI NANOPARTIKEL PERAK YANG TERMEDIASI OLEH EKSTRAK AIR MAHKOTA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.)

Abstract

Biosintesis nanopartikel perak dapat dilakukan menggunakan ekstrak tanaman yang bertindak sebagai reduktor alami dengan metode yang relatif sederhana, cepat, tidak beracun dan ramah lingkungan. Ekstrak tanaman juga bertindak sebagai capping agent sekaligus stabilisator nanopartikel, sehingga dapat mensintesis ion logam menjadi bentuk nanopartikel yang berukuran kecil dan bersifat lebih stabil. Permasalahan utama dari sediaan nanopartikel adalah timbulnya agregasi antar partikel sehingga ukuran partikel menjadi lebih besar dan menurunkan stabilitas nanopartikel dalam sistem dispersi. Tujuan penelitian ini, untuk mengkaji kestabilan antara nanopartikel perak dari ekstrak air mahkota bunga telang (Clitoria ternatea) tanpa penambahan penstabil, dengan nanopartikel perak dari ekstrak air mahkota bunga telang (Clitoria ternatea) dengan penambahan penstabil polivinil alkohol (PVA) konsentrasi 1%, 1,5%, dan 2%. Pada penelitian ini, stabilitas nanopartikel perak ekstrak air bunga telang dievaluasi menggunakan %CV pada parameter pengamatan yaitu visual, ukuran partikel, polidispers indeks, dan zeta potensial pada hari ke-0, hari ke-1, hari ke-4, minggu ke-1, minggu ke-2, minggu ke-3, dan minggu ke-4 setelah nanopartikel perak terbentuk. Nanopartikel perak dengan penambahan PVA tidak memberikan stabilitas yang lebih baik dibandingkan nanopartikel perak tanpa penstabil, namun pada penambahan PVA 1,5%, memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan PVA 1% dan 2%.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By