Analisis Stabilitas Timbunan Lereng Jalan dengan Perkuatan Geotekstil dengan Metode Penambahan Trap Menggunakan Program Plaxis Analysis Of Stability Of Road Slope Using Geotextile Reinforcement With Adding Embankment Method Using Plaxis Program (Studi Kasus : Proyek Tol Cibitung-Cilincing STA 3+550)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Proyek pembangunan Cibitung – Cilincing merupakan bagian dari pemerintah untuk
mewujudkan Program Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN), dalam rangka mendukung
strategi pertumbuhan ekonomi nasional yang berperan penting dalam mendukung efektivitas
distribusi dari kawasan industri sekitar dan meningkatkan aksesibilitas dan kapasitas lalu lintas. Pada
Cibitung – Cilincing terdapat banyak lereng tanggul, khususnya tanggul pada Sta. 3+550 yang
memiliki tinggi 12,5m dengan kemiringan lereng 1V:2H. tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mendapatkan nilai angka aman (SF), dan nilai konsolidasi.
Analisis stabilitas timbunan dihitung dengan menggunakan metode elemen hingga dan
metode fellenius akan digunakan untuk mencari faktor keamanan (SF). Penelitian ini menggunakan
model lereng asli, lereng dengan perbaikan variasi trap yaitu variasi 1 trap dan variasi 2 trap.
Timbunan dengan anyaman Geotekstil UW-250 untuk perkuatan lereng yaitu lereng variasi 2 trap
dengan perkuatan geotekstil.
Hasil analisis yang dilakukan pada lereng asli menggunakan program PLAXIS terjadi
collapse, sehingga untuk mengetahui nilai angka aman menggunakan metode fellenius dengan nilai
angka aman sebesar 0,762. Pada hasil analisis lereng dengan variasi 1 trap menggunakan program
PLAXIS terjadi collapse dan lereng dengan variasi 2 trap juga terjadi collapse. Hasil analisis lereng
variasi 2 trap dengan perkuatan geotekstil mendapatkan nilai faktor keamanan sebesar 2,175 oleh
beban lalu lintas dan 1,861 oleh beban lalu lintas serta beban gempa. Nilai konsolidasi untuk lereng
variasi 2 trap dengan perkuatan membutuhkan waktu selama 21,7 hari agar mencapai nilai tekanan
air minimum. Besar penurunan konsolidasi yang terjadi selama waktu tersebut adalah sebesar
0,421m.