Implementasi Wash (Water, Sanitation, And Hygiene) Unicef dalam Mewujudkan Sanitasi dan Ketersediaan Air Bersih di Nusa Tenggara Barat Pada Tahun 2019-2023
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Fasilitas sanitasi dan ketersediaan air bersih yang terbatas di Provinsi Nusa Tenggara Barat telah menyebabkan masyarakat masih melakukan praktik buang air besar sembarangan dan menggunakan sumber air minum yang tidak aman. Kondisi tersebut meningkatkan risiko paparan terhadap penyakit yang berasal dari lingkungan yang terkontaminasi oleh tinja manusia seperti kolera, diare, disentri, hepatitis A, tifus, dan polio. UNICEF sebuah organisasi internasional yang berfokus pada pemenuhan hak anak dan perempuan, memegang peranan penting dalam membantu meningkatkan sanitasi dan pasokan air bersih di NTB melalui program air, sanitasi, dan kebersihan (WASH). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya UNICEF dalam mewujudkan sanitasi dan ketersediaan air bersih di NTB tahun 2019-2023 menggunakan konsep teori implementasi organisasi internasional. Dengan pendekatan manajerial, penelitian ini menggambarkan bagaimana UNICEF melakukan upaya nya melalui kegiatan pemantauan, peningkatan kapasitas, dan juga penyelesaian masalah. Selain itu, UNICEF juga bekerja dengan sangat terbuka dan transparan sesuai dengan karakteristik pendekatan manajerial.