<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Regulasi Emosi Dengan Kecenderungan Nssi (Non-suicidal Self Injury) Pada Remaja

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi emosi dengan kecenderungan NSSI (Non-Suicidal Self-Injury) pada remaja akhir. Subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah remaja akhir dengan rentang usia 17-20 tahun yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan dengan jumlah partisipan sebanyak 150 remaja. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala kecenderungan Self-Injury yang dikembangkan oleh (Ilmiyah & Matulessy, 2019) yang tellah dimodifikasi oleh (fiqria, 2021) untuk mengukur kecenderungan NSSI (Non-Suicidal Self-Injury) dan skala regulasi emosi Emotion Regulation Questionnare (ERQ) yang dikembangkan oleh Gross (2003) yang diadaptasi versi Bahasa indonesia oleh (Radde & Nur Aulia Saudi, 2021). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji parametrik pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi berhubungan secara negatif dan memiliki pengaruh terhadap kecenderungan NSSI (Non-Suicidal Self-Injury) pada remaja akhir dengan nilai koefisien korelasi ® sebesar - 0,288 dan nilai signifikansi menunjukkan p<0,001. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi regulasi emosi maka semakin rendah kecenderungan melukai diri. Begitu juga sebaliknya, semakin rendahnya regulasi emosi maka semakin tinggi kecenderungan melukai diri.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By