<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hak Atas Pelayanan Kesehatan Bagi Warga Binaan dalam Situasi Kelebihan Penghuni (Studi di Rumah Tahanan Kelas IIB Bantul)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan merupakan bagian akhir dalam proses peradilan pidana dan sebagai sebuah tahapan pemidanaan terakhir sudah semestinya dalam tingkatan ini harus terdapat bermacam harapan dan tujuan dari sistem peradilan terpadu mulai dari lembaga kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan. Namun, Kondisi Lapas atau Rutan yang mengalami kelebihan penghuni membuat pelaksanaan standar minimum dalam pembinaan, pengamanan, pelayanan, dan keselamatan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Penelitian ini mengkaji secara langsung kelebihan penghuni yang dialami oleh Rutan Kelas IIB Bantul. Dengan dua topik permasalahan yaitu upaya apa yang dilakukan oleh Rutan Kelas IIB Bantul dalam menjalankan pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan bagi Narapidana disituasi kelebihan penghuni dan apa saja faktor yang menjadi kendala atau hambatan oleh Rutan Kelas IIB Bantul dalam mewujudkan pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan yang optimal bagi Narapidana. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian empiris dan normatif melalui pendekatan sosiologis. Sedangkan data yang diperoleh menggunakan data primer dan data sekunder kemudian diolah secara kualitatif sehingga hasil pembahasan dan kesimpulan yang diperoleh dapat menjawab kedua topik permasalahan tersebut. Berdasarkan analisis penulis peroleh terkait topik rumusan masalah yang pertama bahwa upaya yang dilakukan oleh Rutan Kelas IIB Bantul dalam melakukan hak atas pelayanan kesehatan belum berjalan secara efektif sebagaimana mestinya yang diatur dalam regulasi yang berlaku, baik upaya secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta belum terlaksananya upaya paliatif. Kemudian analisis penulis peroleh terkait topik rumusan masalah yang kedua bahwa terdapat adanya kendala berupa terbatasnya sumber daya manusia kesehatan yang bersifat tetap, dan kebutuhan sarana prasarana yang belum memadai disamping dalam situasi kelebihan penghuni.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By