<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Identifikasi Jamur Dominan Berdasarkan Umur Timbunan Sampah (Studi Kasus : Tpa Piyungan Yogyakarta)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

TPA Piyungan Yogyakarta merupakan TPA yang melayani sampah perkotaan di wilayah Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, dan rata-rata per hari sampah yang dibuang ke TPA sebesar 450 ton. Terjadi peningkatan aktivitas timbulan sampah dari Kota Yogyakarta yang terangkut ke TPA Piyungan sebesar 220 ton tiap hari dan terus meningkat dengan laju peningkatan timbulan sampah 1,04% setiap tahunnya. Jenis sampah dominan adalah sampah organik kurang lebih 72% dari total sampah yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik dan populasi jamur dominan berdasarkan umur timbunan sampah di TPA Piyungan Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan pada 13 sampel tanah dengan 4 parameter umur timbunan sampah yaitu umur 0-6 bulan, umur 1-2 tahun, umur 3-4 tahun, dan umur >5 tahun. Analisis yang dilakukan menggunakan metode pour plate. Identifikasi jamur di tingkat genus harus dilakukan dengan cara mengamati berbagai karakter pada makroskopis isolat contohnya adalah bentuk koloni, warna, serta bentuk permukaan atas maupun bawah, dan juga mengamati berbagai karakter pada mikroskopis isolat contohnya konidia, hifa, konodiofor, seta susunan spora. Hasil jamur dominan yang berhasil diidentifikasi pada umur 0-6 bulan adalah jamur jenis Penicillium sp. dengan jumlah koloni sebanyak 86. Hasil jamur dominan yang berhasil diidentifikasi pada umur 1-2 tahun adalah jamur jenis Penicillium sp. dengan jumlah koloni sebanyak 215. Hasil jamur dominan yang berhasil diidentifikasi pada umur 3-4 tahun adalah jamur jenis Penicillium sp. dengan jumlah koloni sebanyak 159. Hasil jamur dominan yang berhasil diidentifikasi pada umur >5 tahun adalah jamur jenis Penicillium sp. dengan jumlah koloni sebanyak 45. Penicillium sp. memiliki manfaat yaitu kemampuan dalam mendegradasi bioplastik, sebagai produksi makanan dan obat. Penicillium sp. ini menghasilkan penisilin yang digunakan sebagai antibiotik yang dapat membunuh atau menghentikan pertumbuhan bakteri beberapa jenis bakteri di dalam tubuh.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By