<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kurva Kerentanan Dan Rasio Kerusakan (Damage Ratio) Bangunan Rumah Tinggal Akibat Gempa Bumi Palu 2018

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Gempa bumi Palu yang terjadi pada 28 September 2018 merupakan salah satu bencana alam paling merusak yang melanda Indonesia. Serangkaian gempa dan tsunami tersebut mengakibatkan kerugian besar, baik dari segi jumlah korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur, serta menimbulkan penderitaan mendalam bagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gempa tersebut di Sulawesi Tengah, dengan fokus pada distribusi korban jiwa dan kerusakan bangunan, serta menghasilkan peta intensitas seismik dan percepatan tanah yang dapat membantu strategi mitigasi bencana di masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei langsung di lapangan. Data primer diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan wawancara dengan responden di daerah yang terkena dampak gempa. Sementara itu, data sekunder dikumpulkan dari instansi pemerintah terkait. Pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling, dengan penekanan pada daerah dengan kerusakan dan jumlah korban yang lebih tinggi untuk memperoleh informasi yang lebih detail mengenai pengalaman masyarakat dan kerusakan bangunan. Hasil penelitian mencakup peta distribusi korban, kerusakan bangunan, isoseismal, dan peta percepatan tanah. Ditemukan bahwa kerusakan dan jumlah korban terbanyak terjadi di Kota Palu. Peta intensitas MMI menunjukkan bahwa intensitas VII-IX terletak di sepanjang Teluk Palu hingga utara Donggala, sementara intensitas II-VI mendominasi bagian timur Sulawesi Tengah. Analisis juga menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas gempa, semakin tinggi percepatan tanah yang terjadi. Kurva kerentanan bangunan menunjukkan tingkat kerusakan total 97,24% pada intensitas IX MMI, dengan rasio kerusakan rata-rata di Palu yaitu 69,58% untuk rusak berat, 28,23% untuk rusak sedang, dan 4,25% untuk rusak ringan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By