<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kajian Reaksi Obat yang tidak dikehendaki pada Obat Antidiabetes Berdasarkan Data Who-vigiaccess

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus (DM) meningkat secara global dan penggunaan antidiabetes (terutama Metformin, Glimepiride, Pioglitazone, Empagliflozin, dan Semaglutid) ikut meningkat, sehingga risiko ROTD juga naik dan perlu dipantau dengan farmakovigilans melalui VigiAccess. Tujuan: menggambarkan profil ROTD pada antidiabetes meliputi obat utama yaitu Metformin, Glimepirid, dan Pioglitazone serta obat-obat alternatif baru meliputi Empagliflozin, dan Semaglutid. Metode: Penelitian ini mengikuti rancangan deskriptif analitik dengan menggunakan data sekunder dari WHO VigiAccess. Profil ROTD disajikan secara deskriptif, dilanjutkan dengan analisis data ROTD antar obat secara proporsional menggunakan perhitungan Reporting Odds Ratio (ROR). Hasil analisis deskriptif disajikan dalam visualisasi grafis dan tabel dari jumlah kejadian ROTD pada masing-masing obat Hasil: Total pelaporan dari seluruh obat yang diteliti 412.626 ROTD, dengan persentase Metformin 48%, Semaglutid 27%, Empagliflozin 14%, Pioglitazone 6%, dan Glimepiride 5%. Pelaporan didominasi oleh benua Amerika, lalu Asia dan Eropa, kemudian Afrika dan Oceania. Kesimpulan: Terlihat dari pelaporan Metformin dan Semaglutid dominan gangguan saluran pencernaan, Glimepiride dan Empagliflozin dominan gangguan melabolisme dan nutrisi, sedangkan Pioglitazone dominan gangguan umum dan kondisi tempat pemberian.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By