<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Prarancangan Pabrik Aseton Dan Fenol Dari Proses Oksidasi Cumene Dengan Kapasitas Aseton 24.000 Ton/Tahun

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Prarancangan pabrik aseton dan fenol dari proses oksidasi cumene dirancang dengan kapasitas aseton 24.000 ton/tahun untuk memenuhi kebutuhan aseton dalam negeri yang masih bergantung pada impor. Berdasarkan data kebutuhan nasional, pendirian pabrik ini berpotensi mengurangi impor sekaligus meningkatkan nilai tambah industri kimia di Indonesia. Pabrik direncanakan berlokasi di Cilegon, Banten, beroperasi selama 330 hari/tahun, dengan bentuk perusahaan Perseroan Terbatas (PT) dan jumlah tenaga kerja sebanyak 204 orang. Proses yang digunakan adalah oksidasi cumene (Hock Process) melalui pembentukan cumene hydroperoxide yang selanjutnya diuraikan menjadi aseton dan fenol. Proses ini dipilih karena memiliki selektivitas tinggi, kondisi operasi relatif moderat, dan menghasilkan fenol sebagai produk samping bernilai ekonomi. Bahan baku utama yang digunakan adalah cumene dan udara, dengan bahan pendukung H2SO4 dan NaOH. Kebutuhan utilitas meliputi air proses, steam, cooling water, chilled water, listrik, bahan bakar, udara tekan, serta unit pengolahan limbah. Risiko utama pabrik berasal dari sifat bahan yang mudah terbakar dan korosif serta potensi kebocoran selama proses, sehingga diperlukan sistem keselamatan dan pengendalian lingkungan yang memadai. Berdasarkan analisis ekonomi, pabrik membutuhkan Total Capital Investment (TCI) sebesar Rp6.390.468.692.353 dengan keuntungan sebesar Rp762.093.506.432/tahun, ROI 44,71%, POT 1,7 tahun, BEP 45,20%, SDP 15,35%, dan DCFRR 17,73%, sehingga pabrik dinilai layak untuk didirikan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By