Analisis Penerapan Metode Lean Construction Pada Sejumlah Kontraktor di Daerah Yogyakarta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penelitian ini bermula dari adanya pemborosan pada lingkup pekerjaan proyek. Terdapat
beberapa kategori yang masih layak digunakan namun tidak dapat digunakan secara maksimal
sehingga berdampak di beberapa kategori pemborosan yang terjadi pada area proyek.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ke-3 peringkat dengan nilai tertinggi pada
kategori pemborosan (waste) dari lean construction. Penelitian ini menggunakan metode
pengambilan data dengan kuesioner atau penyebaran angket yang disebarkan kepada beberapa
responden yang memiliki keterkaitan seperti responden yang bekerja di bidang kontraktor dan pernah
mengerjakan proyek konstruksi di daerah Yogyakarta. Setelah kuesioner disebar, didapatkan hasil
yang kemudian diolah dengan penggunaan skala likert yang memiliki opsi penilaian dari angka 1
sampai dengan 5 kategori sebagai skor penilaiannya. Setelah dilakukannya pengolahan data dengan
pencarian nilai (mean) rerata yang dihasilkan dari beberapa pengelompokkan dan penjumlahan data
sebelumnya, lalu dibagi dengan jumlah angka yang tersedia per-kategorinya. Sehingga, diperoleh
hasil penelitian dengan kategori pemborosan (waste) nilai tertinggi pertama, diperoleh hasil
perhitungan data sebesar 35 dengan kategori unnecessary motion atau gerakan yang tidak perlu.
Selanjutnya, nilai tertinggi kedua dengan kategori transportation didapatkan hasil dengan nilai
sebesar 30,5, dan pada nilai tertinggi ketiga, dengan kategori defect atau kecacatan diperoleh dengan
nilai 29.
Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dari penelitian, maka penerapan metode lean
construction digunakan untuk mengetahui dan meminimalisir adanya tingkatan pemborosan berlebih
dalam lingkup proyek konstruksi, serta dapat menjadi salah satu faktor dalam mempertimbangkan
potensi dan kinerja proyek agar pekerjaan menjadi lebih optimal dan efisien.