Peran Religiusitas dan Self Efficacy Terhadap Subjective Well-being pada Penderita HIV/AIDS di Kota Mataram
| dc.Identifier.NIM | 20320161 | |
| dc.contributor.author | Pramesti, Sandria Retno | |
| dc.date.accessioned | 2024-09-06T07:58:56Z | |
| dc.date.available | 2024-09-06T07:58:56Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Seseorang yang terkonfirmasi positif HIV/AIDS memiliki masalah yang kompleks dalam hidupnya, seperti secara psikologis, kesehatan, dan sosial. Selain itu, ODHA harus ruti melakukan pemeriksaan dan melakukan pengobatan seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran religiusitas dan self efficacy terhadap subjective well-being pada penderita HIV/AIDS. Penelitian ini melibatkan 46 ODHA di Kota Mataram dengan subjek ODHA yang rutin mengonsumsi ARV. Metode penelitian menggunakan skala likert yang disebarkan melalui google form dan tatap muka. Subjective well-being pada penelitian ini diukur dengan menggunakan Positive and Negative affect Scale (PANAS) dan Satisfaction With Life Scale (SWLS). Sementara itu, religiusitas diukur menggunakan Centrality of Religiosity scale dan self efficacy diukur dengan Evaluating SELF Efficacy for HIV Disease Management Skill. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas dan self efficacy secara simultan berkontribusi sebesar 25% terhadap subjective well-being. Adapun, self efficacy memiliki pengaruh positif sebesar 28% terhadap subjective well-being dan religiusitas memiliki pengaruh positif sebanyak 6.5%. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/51716 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Religiusitas | en_US |
| dc.subject | Self Efficacy | en_US |
| dc.subject | Subjective Well Being | en_US |
| dc.subject | ODHA | en_US |
| dc.title | Peran Religiusitas dan Self Efficacy Terhadap Subjective Well-being pada Penderita HIV/AIDS di Kota Mataram | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |