Emisi Gas Karbon Dioksida (CO2) Dari Budi Daya Padi Anorganik
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Budidaya padi pada lahan sawah secara signifikan mempengaruhi produktivitas padi, hasil panen dan berkontribusi terhadap peningkatan emisi CO2. Hasil GRK dari lahan sawah pada tahun 2006 dilaporkan menyumbang efek pemanasan global mencapai 381.2 ppm atau sekitar 36% sehingga terjadi perubahan iklim. Beberapa faktor yang mengontrol pertukaran gas diantara pertumbuhan padi dan atmosfer menghasilkan emisi yang berbeda pada budidaya System Rice of Intensification (SRI) dan budidaya konvensional. Penelitian ini bertujuan menghitung emisi gas CO2 yang dihasilkan dari penanaman padi pupuk anorganik dan menganalisis pengaruh kondisi lingkungan mikro terhadap potensi emisi gas CO2 pada lahan padi sawah. Penelitian ini dilakukan dengan dua jenis perlakuan yaitu, NS untuk budidaya SRI dan NK untuk budidaya konvensional dengan penggunaan pupuk NPK. Pengambilanmcontohmgasmdilakukan menggunakanmkotakmtertutupm(chamber) yangmditempatkanmpadamchamber base yangmtelahmditanammdi sawahmpenelitianmyang kemudian dianalisis denganmkromatografimgas. Hasil fluks dari masing-masing media menunjukkan nilai positif dan negatif terkait dengan konsumsi dan produksi emisi CO2. Fluks total emisi CO2 yang diperoleh di NS adalah 0,52 kg / m2 dan NK adalah 0,36 kg / m2. Kondisi lingkungan mikro memiliki pengaruh yang kecil terhadap potensi emisi CO2 pada penelitian ini.