<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perbandingan Desain Tebal Lapis Tambah dengan Metode Bina Marga 2024 dan Aashto 1993 menggunakan Data Lendutan Falling Weight Deflectometer (Studi kasus: Jalan Peureulak - Bts Kota Langsa Aceh Timur KM 7+750 – 16+500)

dc.Identifier.NIM17511106
dc.contributor.authorFiqri, Ilham
dc.date.accessioned2024-09-17T02:47:39Z
dc.date.available2024-09-17T02:47:39Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractPada saat ini transportasi memegang peran sangat penting dalam segala bidang kehidupan masyarakat terutama dalam peningkatan ekonomi daerah terlihat dari meningkatnya volume lalu lintas yang dapat menimbulkan kemacetan dan kerusakan struktur perkerasan jalan. Salah satu upaya peningkatan mutu jalan dengan melakukan pemeliharaan jalan berupa peningkatan mutu struktur jalan dengan overlay pada ruas jalan Peureulak - Bts kota Langsa Aceh Timur Provinsi Aceh KM 7+750 - 22+250. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan tebal lapis tambah (overlay) perkerasan jalan berdasarkan pemeriksaan secara non-destructive menggunakan alat pengukur lendutan perkerasan yaitu Falling Weight Deflectometer (FWD). Metode yang digunakan untuk membandingkan desain tebal overlay adalah metode Bina Marga 2024 dan AASHTO 1993. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang didapatkan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Aceh. Volume kendaraan berdasarkan hasil survei pada bulan April tahun 2023 pada ruas jalan Peureulak - Bts kota Langsa Aceh Timur Provinsi Aceh KM 7+750 - 22+250 adalah 25.474 kend/hari. Perhitungan CESA (Cumulative Equivalent Single Axle) menurut Bina Marga 2024 adalah nilai CESA4 sebesar 9.084.602,570 dan nilai CESA5 adalah sebesar 12.432.766,869. Nilai W18 yang didapatkan menggunakan metode AASHTO 1993 adalah sebesar 12.767.337,40. Faktor yang menyebabkan perbedaan hasil tebal overlay adalah adanya perbedaan proses perancangan, kriteria dan prosedur penyelesaiannya. Hasil perhitungan tebal lapis tambah (overlay) menurut metode Bina Marga 2024 dengan nilai CESA4 adalah 5 cm, CESA5 lapis tipis adalah 4 cm dan CESA5 lapis tebal adalah 12,5 cm, sedangkan untuk metode AASHTO 1993 adalah 2,5 cm.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/51838
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOverlayen_US
dc.subjectBina Marga 2024en_US
dc.subjectAASHTO 1993en_US
dc.subjectFalling Weight Deflectometeren_US
dc.titlePerbandingan Desain Tebal Lapis Tambah dengan Metode Bina Marga 2024 dan Aashto 1993 menggunakan Data Lendutan Falling Weight Deflectometer (Studi kasus: Jalan Peureulak - Bts Kota Langsa Aceh Timur KM 7+750 – 16+500)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
17511106.pdf
Size:
5.97 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: