Pengendalian Waktu dan Biaya menggunakan Metode Earned Value Concept Pada Proyek Pembangunan Sarana Penunjang Perkantoran Lengkong Wetan
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Dalam implementasi proyek di lapangan, kerap ditemukan kasus proyek yang mengalami
keterlambatan dalam penyelesaian sesuai dengan Time Schedule rencana dan peningkatan biaya
yang melampaui batas anggaran yang telah direncanakan. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian
untuk mengatasi penyimpangan waktu dan biaya yang terjadi, sehingga proyek dapat diselesaikan
sesuai dengan yang telah direncanakan. Keberhasilan suatu proyek terkait erat dengan serangkaian
aktivitas yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan, agar tujuan yang ditetapkan
dapat tercapai. Dalam upaya menyukseskan suatu proyek konstruksi, diperlukan teknik atau metode
manajemen yang baik untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas pekerjaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep nilai hasil dalam kaitannya dengan kinerja biaya
dan waktu, mengestimasi biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek, serta mengevaluasi
langkah-langkah yang diambil sebagai respons terhadap penyimpangan yang terjadi.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan periode pengamatan
pekerjaan berlangsung pada Minggu ke-1 sampai dengan minggu ke-7 di bulan September-Oktober
2024. Data yang dianalisis mencakup rencana anggaran biaya (RAB), kurva S, laporan mingguan,
dan wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode nilai hasil yang
diimplementasikan melalui perangkat lunak Microsoft Excel.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan metode Earned Value Method (EVM),
analisis ini dilakukan dari Minggu ke-1 hingga Minggu ke-7 hasil analisis menunjukkan bahwa
biaya penyelesaian pada proyek pembangunan sarana penunjang perkantoran di Lengkong Wetan
adalah sebesar Rp. 4.422.927.423. Perhitungan ini menunjukkan perkiraan biaya akhir proyek lebih
rendah dari anggaran yang direncanakan, yaitu sebesar Rp. 4.780.341.000, sehingga proyek
memperoleh keuntungan sebesar Rp. 357.413.577 atau 7,477%. Berdasarkan analisis EVM, waktu
penyelesaian proyek diperkirakan lebih cepat 1 minggu dibandingkan dengan durasi yang
direncanakan yaitu 17 minggu, sehingga proyek diproyeksikan selesai lebih cepat dari rencana.