<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Dispersi Particulate Matter 10 (PM10) di Kawasan Perkotaan Yogyakarta menggunakan Pemodelan AERMOD

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kualitas udara di kawasan perkotaan Yogyakarta semakin menurun seiring meningkatnya aktivitas transportasi yang menjadi salah satu sumber utama emisi partikulat (PM10). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana aktivitas transportasi berkontribusi terhadap pencemaran udara di kawasan tersebut. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menghitung beban emisi PM10 dari sektor transportasi, mengukur konsentrasi PM10 di udara ambien menggunakan metode gravimetri, serta menganalisis pola sebaran PM10 dengan menggunakan perangkat lunak AERMOD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi inventarisasi emisi berdasarkan volume kendaraan dan faktor emisi, pengambilan sampel PM10 menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS), serta pemodelan dispersi PM10 dengan AERMOD. Data meteorologi diperoleh dari ERA5 dan diproses menggunakan AERMET, sementara data topografi diolah melalui AERMAP. Validasi hasil pemodelan dilakukan dengan metode Root Square Mean Percentage Error (RMSPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban emisi PM10 tertinggi ditemukan di Jalan Laksda Adisucipto dengan nilai 5156,76 gr/jam, sedangkan yang terendah berada di Jalan Suryaparopto sebesar 315,77 gr/jam. Konsentrasi PM10 tertinggi dari hasil pemodelan AERMOD mencapai 158 μg/Nm3, sedangkan hasil pengukuran langsung dengan HVAS mencapai 124,31 μg/Nm3. Pola sebaran menunjukkan bahwa arah angin dominan memengaruhi distribusi polutan ke wilayah pemukiman dan area pendidikan. Nilai RMSPE rata-rata sebesar 68% mengindikasikan kurangny akurasi model dalam mempresentasikan kondis aktual kualitas udara.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By