<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

ANALISIS PERBANDINGAN METODE ESTIMASI BRESLOW, EFRON DAN EXACT PADA REGRESI COX PROPORTIONAL HAZARD (Studi kasus : Lama Waktu Pemberian Asi Eksklusif di Puskesmas Umbulharjo 1)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Angka kematian bayi (AKB) merupakan indikator untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu faktor penyebab tingginya AKB adalah status gizi bayi. Status gizi bayi dapat ditingkatkan melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama 6 bulan sejak kelahiran bayi. Dalam kasus lama waktu pemberian ASI eksklusif sering dijumpai dua atau lebih individu yang mengalami kejadian bersama sehingga akan sulit menentukan himpunan anggota resiko oleh sebab itu pada penelitian ini menggunakan pendekatan Regresi Cox Proportional Hazard untuk menentukan partial likelihood estimasi dengan breslow, efron dan exact. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan persamaan regresi cox proportional hazard yang terbentuk metode exact merupakan metode yang terbaik dalam menyelesaikan kasus lama waktu pemberian ASI eksklusif. Faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan adalah umur, berat badan, status gizi kurang dan status gizi lebih berdasarkan berat badan. Model akhir Regresi Cox Proportional Hazard yang terbentuk adalah (, ) - e0x(.) p40 (4. 2 8 8 1 . 7 4 0 1 . 4 9 8 ) 0 2 3 g(4k) g(4l) h t X  h t X  X  X  X dengan interpretasi hazard yang diperoleh menunjukkan bahwa setiap bertambahnya umur bayi mengakibatkan risiko bayi memperoleh ASI eksklusif semakin kecil, setiap bertambahnya berat badan bayi memberikan kesempatan bayi memperoleh ASI eksklusif semakin besar, risiko bayi yang memiliki status gizi kurang berdasarkan berat badan memiliki kesempatan memperoleh ASI eksklusif lebih besar 5.699 kali dibandingkan dengan bayi yang status gizinya baik dan bayi dengan status gizi lebih berdasarkan berat badan memiliki kesempatan memperoleh ASI eksklusif lebih besar 4.474 kali dibandingkan dengan bayi yang status gizinya baik.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By