<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas Ibu dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

dc.Identifier.NIM19711125
dc.contributor.authorRucitra, Ade Rahma
dc.date.accessioned2024-10-31T07:58:34Z
dc.date.available2024-10-31T07:58:34Z
dc.date.issued2023
dc.description.abstractLatar Belakang: Prevalensi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di daerah Kulon Progo merupakan prevalensi tertinggi di D.I.Yogyakarta. Bayi BBLR berisiko kematian 2-8 kali dengan berat badan lahir normal. BBLR disebabkan salah satu faktor ibu dari indikator pencatatan terhadap berat dan tinggi badan ibu. Ibu hamil yang sehat dan status gizinya baik memiliki Lingkar Lengan Atas (LiLA) lebih dari 23,5 cm. Perlu dilakukukan analisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas Ibu dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara IMT dan LILA ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif case-control dengan menggunakan data sekunder di RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel 72 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel penelitian adalah variabel bebas Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LiLA) ibu hamil dan variabel terikatnya adalah berat lahir bayi. Analisis univariat yaitu tabel distribusi frekuensi sedangkan analisis bivariat menggunakan Uji Chi-square. Hasil: Hasil ibu hamil yang memiliki IMT tidak normal ternyata tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) (p = 0,181). Hasil ibu hamil yang memiliki Lingkar Lengan Atas (LiLA) berisiko memiliki hubungan signifikan BBLR (p = 0,00) dengan OR 5,00 dengan kata lain ibu hamil yang memiliki Lingkar Lengan berisiko akan melahirkan anak dengan BBLR sebesar 5 kali lipat dibandingkan ibu dengan LiLA yang normal. Kesimpulan: Pada RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta terdapat hubungan yang bermakna antara ibu hamil dengan Lingkar Lengan Atas (LiLA) berisiko dengan kejadian bayi berat lahir rendah. Tidak terdapat hubungan signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) ibu hamil yang tidak normal terhadap kejadian BBLR di RSUD Wates Kulon Progo, Yogykarta.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/53570
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIbu Hamilen_US
dc.subjectIndeks Massa Tubuh (IMT)en_US
dc.subjectLingkar Lengan Atas (LiLA)en_US
dc.subjectBerat Badan Lahir Rendahen_US
dc.titleHubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas Ibu dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
19711125.pdf
Size:
1.91 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: