<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Parameter Kimia Kompos menggunakan Metode Vermikomposting Pada Sampah Daun Kering

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Masalah sampah organik di Indonesia, khususnya di area perkotaan, kawasan pertanian, pasar tradisional, dan rumah tangga, masih menjadi isu penting. Sampah daun kering, sebagai bagian dari sampah organik, sering kali dibuang ke tempat pembuangan sampah (TPS) atau dibakar, yang dapat menyebabkan pencemaran udara. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan metode pengelolaan sampah organik yang efektif. Salah satu inovasi dalam penanganan sampah organik adalah dengan menggunakan cacing tanah sebagai agen pengurai dalam metode vermikomposting. Penelitian sebelumnya berfokus pada parameter fisik kompos, seperti kadar air, suhu, warna, dan bau, sedangkan penelitian ini melanjutkannya dengan menganalisis parameter kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas kompos berdasarkan parameter kimia seperti pH, rasio C/N, kandungan fosfor (P), nitrogen (N), dan kalium (K). Analisis parameter kimia ini penting untuk memastikan bahwa proses pengomposan berjalan dengan efektif dan menghasilkan kompos berkualitas tinggi. Proses fermentasi pada vermikomposting dalam penelitian ini berlangsung secara alami selama 2-3 bulan. Data primer yang digunakan meliputi konsentrasi pH, rasio C/N, kandungan fosfor (P), nitrogen (N), dan kalium (K), sedangkan data sekunder berupa standar baku mutu berdasarkan SNI 19-7030-2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter pH, kandungan fosfor (P), nitrogen (N), dan kalium (K) memenuhi standar baku mutu, namun rasio C/N tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh SNI 19-7030-2004.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By