<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Eksistensi Perempuan dalam Film (Analisis Semiotika terhadap Film Athirah, Salawaku, dan Aisyah Biarkan Kami Bersaudara)

dc.Identifier.NIM16321085
dc.contributor.advisorSumekar Tanjung
dc.contributor.authorFitri Kusumasari, 16321085
dc.date.accessioned2020-10-08T02:40:59Z
dc.date.available2020-10-08T02:40:59Z
dc.date.issued2020-05-21
dc.description.abstractFitri Kusumasari (16321085). Eksistensi Perempuan dalam Film : Analisis Semiotika terhadap Film Athirah, Salawaku, dan Aisyah Biarkan Kami Bersaudara. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana film Athirah, Salawaku, dan Aisyah Biarkan Kami Bersaudara dalam menggambarkan eksistensi atau kehadiran perempuan. Biasanya setiap film membutuhkan kaum perempuan sebagai pemeran utama ataupun peran pembantu, dengan demikian perempuan ditampilkan dengan berbagai karakter menarik untuk mendukung film. Kemudian di setiap film memberikan atau meninggalkan pesan tersirat maupun tersurat yang hendak disampaikan kepada khalayaknya. Oleh sebab itu menjadi hal penting dalam film untuk memperhatikan pesan seperti apa yang dapat mempengaruhi khalayaknya tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis semiotika Ferdinand De Saussure yang menemukan tanda, penanda serta petanda. Objek penelitian terdiri dari 20 scene, diantaranya film Athirah sebanyak tujuh scene, film Salawaku sebanyak tiga scene dan film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara sebanyak delapan scene. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dari ketiga film yang menjadi objek penelitian menggambarkan perempuan menjadi dua eksistensi yaitu eksistensi pasivitas perempuan yang ditunjukkan dengan sifat pasrah dengan kondisinya yang sering direndahkan oleh kaum laki-laki dan eksistensi independensi perempuan yang ditunjukkan dengan sifat mandiri, berani, serta pekerja keras. Masing-masing dari ketiga film berdiri pada salah satu dari kedua eksistensi tersebut, seperti pada film Athirah menunjukkan eksistensi pasivitas perempuan serta film Salawaku dan Aisyah Biarkan Kami Bersaudara menunjukkan eksistensi independensi perempuan.en_US
dc.identifier.urihttp://repository.uii.ac.id/handle/123456789/24463
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEksistensien_US
dc.subjectFilmen_US
dc.subjectPerempuan dalam Filmen_US
dc.subjectAnalisis Semiotikaen_US
dc.titleEksistensi Perempuan dalam Film (Analisis Semiotika terhadap Film Athirah, Salawaku, dan Aisyah Biarkan Kami Bersaudara)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
16321085 Fitri Kusumasari.pdf
Size:
4.19 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections