<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Tingkat Kebisingan, Stres, Usia Dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Hipertensi Pada Penduduk Padukuhan Kembang Maguwoharjo Sleman

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Salah satu masalah kesehatan lingkungan di kota-kota besar adalah adanya kebisingan. WHO pada tahun 2009 memperkirakan terdapat 278 juta orang menderita gangguan pendengaran, 75 – 140 juta diantaranya terdapat di Asia Tenggara. Kebisingan dapat mempengaruhi kesehatan terhadap fungsi tubuh yang menyebabkan peningkatan tekanan darah dan berupa peningkatan sensitivitas tubuh seperti peningkatan sistem kardiovaskuler dalam bentuk kenaikan tekanan darah dan peningkatan denyut jantung. Terjadinya peningkatan darah atau hipertensi juga disebabkan karena adanya gangguan psikologis atau stres. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kebisingan, stres, usia dan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi di Padukuhan Kembang, Maguwoharjo, Sleman. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional. Pada penelitian ini pengambilan sampel dengan menggunakan teknik unproportionate stratified. Sebanyak 105 responden memenuhi kriteria inklusi (usia >35 tahun, telah tinggal di padukuhan Kembang >1 tahun, tidak memmiliki penyakit ginjal dan diabetes melitus dan bersedia menjadi responden). Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dan tensi meter untuk mengukur tekanan darah. Variabel dependen pada penelitian ini adalah hipertensi, dan variabel independennya adalah tingkat kebisingan dan stres. Analisis data menggunakan pengolah data statistik dengan uji Chi Square untuk menganalisis hubungan tingkat kebisingan, stres, usia dan jenis kelamin dengan hipertensi. Hasil : Variabel bising, usia dan stres memiliki hubungan yang bermakna dengan tenakann darah (P value <0,005). Sementara hasil regresi logistik ditemukan hasil usis (P value 0,002, aOR 4,817, CI 1,801-12,880), bising (P value 0,026, aOR 3,082, CI 1,144-8,304), dan stress (P value 0,000, aOR 6,898, CI 2,514-18,928) Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, disimpulkan bahwa tingkat kebisingan, stres dan usia memiliki hubungan yang signifikan dengan hipertensi. Sedangkan jenis kelamin tidak berhubungan dengan hipertensi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By