Simulasi Debit Sungai Progo Di Outlet Sapon Menggunakan Data Curah Hujan Spasial Tropical Rainfall Measuring Mission (Trmm) Dengan Model Soil And Water Assesment Tool (Swat) (Streamflow Simulation Of Progo River At Sapon Weir Outlet Using Trmm Rainfall Spatial Data By Swat Model)
| dc.Identifier.NIM | 16511245 | |
| dc.contributor.advisor | Pradipta Nandi W., S.T.,M.Eng. | |
| dc.contributor.author | TIARA HEDIATI SUKMA | |
| dc.date.accessioned | 2022-06-22T03:13:04Z | |
| dc.date.available | 2022-06-22T03:13:04Z | |
| dc.date.issued | 2022-01-13 | |
| dc.description.abstract | Data curah hujan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi debit aliran sungai yang sering kali diperoleh melalui stasiun pengukur hujan berbasis ground station karena paling akurat, tetapi sering tidak merata di daerah tertentu dikarenakan kondisi iklim, ekonomi, dan kondisi pembatas lainnya. Selain itu, data curah hujan (temporal dan spasial) jarang atau tidak ada untuk beberapa negara terutama di negara berkembang. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan studi penggunaan data curah hujan dengan teknologi remote sensing (satelit) sebagai pelengkap data yaitu TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) yang menghasilkan data presipitasi (hujan) secara nasional semenjak tahun 1998 dalam bentuk hujan harian. Penelitian ini bertujuan mengetahui debit harian dan performa model SWAT dalam memodelkan suatu DAS menggunakan data curah hujan TRMM dengan resolusi spasial yang berbeda yaitu 15 km, 10 km dan 5 km. Penelitian ini akan menganalisa debit Sungai Progo dengan outlet Bendung Sapon dengan periode simulasi selama tiga tahun, yakni dari tahun 2013 sampai tahun 2015 dilakukan melalui empat tahapan yaitu deliniasi DAS, pembentukan hydrological response unit (HRU), pengolahan data dan simulasi model serta pengujian hasil simulasi berdasarkan parameter statistik R 2 dan efisiensi model NS. Dari simulasi ini diketahui bahwa perbandingan hasil kalibrasi dan validasi debit simulasi dan debit observasi lapangan pada tahun 2013 sampai tahun 2015 menunjukkan angka korelasi yang baik untuk ketiga resolusi spasial. Dimana hasil yang diperoleh untuk resolusi spasial 15 km memiliki nilai R 2 0,77, 0,80, dan 0,89 dan NS memiliki nilai 0,39, 0,28 dan 0,52. Hasil untuk resolusi spasial 10 km memiliki nilai R 2 0,78, 0,79 dan 0,95 dan NS memiliki nilai 0,37, 0,28 dan 0,56. Hasil untuk resolusi spasial 5 km memiliki nilai R 2 0,85, 0,82 dan 0,91 dan NS memiliki nilai 0,47, 0,24 dan 0,56. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/37855 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Analisis Debit | en_US |
| dc.subject | Daerah Aliran Sungai Progo | en_US |
| dc.subject | Model SWAT | en_US |
| dc.subject | TRMM | en_US |
| dc.subject | Validasi | en_US |
| dc.title | Simulasi Debit Sungai Progo Di Outlet Sapon Menggunakan Data Curah Hujan Spasial Tropical Rainfall Measuring Mission (Trmm) Dengan Model Soil And Water Assesment Tool (Swat) (Streamflow Simulation Of Progo River At Sapon Weir Outlet Using Trmm Rainfall Spatial Data By Swat Model) | en_US |