<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Gambaran Pelayanan Farmasi Klinik oleh Apoteker dan Waktu Dispensing Resep di Puskesmas Danurejan 1 dan Danurejan 2

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan belum sepenuhnya memenuhi standar. Informasi mengenai pelaksanaan pelayanan farmasi klinik, waktu dispensing, serta hubungan antara lama waktu peracikan dan penyiapan resep dengan lama waktu dispensing di puskesmas wilayah Yogyakarta masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan pelaksanaan pelayanan farmasi klinik, mengukur waktu dispensing, serta menganalisis hubungan lama waktu peracikan dan penyiapan resep dengan lama waktu dispensing di Puskesmas Danurejan 1 dan Danurejan 2. Metode: Penelitian observasional dengan desain cross-sectional prospektif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pengukuran waktu dispensing terhadap 744 resep, menggunakan purposive sampling. Dianalisis secara deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil: Pelayanan farmasi klinik di kedua puskesmassesuaistandar. Rata-rata waktu dispensing resep racikan berturut-turut 10±2,43 dan 15±5,20 menit, sedangkan nonracikan berturut-turut 6±2,68 dan 6±2,92 menit. Rata-rata waktu peracikan resep 5±1,19 dan 10±4,28 menit, waktu penyiapan resep nonracikan 1±0,86 dan 1±0,62 menit. Uji Spearman menunjukkan hubungan signifikan (p<0,05), dengan kekuatan hubungan kuat pada resep racikan serta lemah hingga sangat lemah pada resep nonracikan. Kesimpulan: Pelayanan farmasi klinik di kedua puskesmas telah sesuai standar. Waktu dispensing kedua puskesmas masih berada dalam batas acuan yang digunakan. Lama waktu peracikan dan penyiapan berhubungan secara statistik dengan lama waktu dispensing.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By