Peran Kegiatan Intrakurikuler, Ekstrakurikuler, dan Kokurikuler dalam Pembentukan Karakter Siswa di MAN Magelang
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pendidikan karakter menjadi bagian proses dari pembentukan akhlak anak bangsa yang dilakukan guna membekali diri dalam menghadapi arus globalisasi. Pembentukan karakter siswa di madrasah bertumpu pada kurikulum, yang diupayakan melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. Oleh karena itu, bentuk kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler sangat berperan penting dalam pembentukan karakter siswa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana peran kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler dalam pembentukan karakter siswa di MAN Magelang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptik analitik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah psikologi dan komprehensif. Penentuan sampel informan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan teknik analisis data dengan cara mengklasifikasi data, reduksi data, interpretasi data, dan kesimpulan data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah : 1.Pembentukan karakter siswa di MAN Magelang dalam kegiatan intrakurikuler yaitu melalui kegiatan belajar mengajar, pembiasaan keagamaan, dan tata tertib madrasah dapat menghasilkan karakter yang religius, disiplin, kerja keras, jujur, rasa ingin tahu, kreatif, mandiri, peduli sosial, cinta tanah air, dan tanggung jawab. 2.Selanjutnya dalam kegiatan ekstrakurikuler terdapat kegiatan pramuka, rebana/hadrah, seni tari topeng ireng, dan tenis meja dapat menumbuhkan karakter yang religius, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, peduli sosial, cinta tanah air, dan tanggung jawab. 3. Dalam kegiatan kokurikuler yang meliputi penugasan siswa baik tertulis, lisan/praktek, perawatan jenazah, serangkaian kegiatan mabit, pengajian kelas, dan keputrian dapat menumbuhkan karakter yang religius, disiplin, kerja keras, rasa ingin tahu, kreatif, mandiri, peduli sosial, cinta tanah air, dan tanggung jawab.