Evaluasi Kondisi Perkerasan Lentur menggunakan Metode PCI, SDI, dan Penanganannya di Jalan Cariu–jagatamu
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Jalan Raya Cariu-Jagatamu, sebagai jalan provinsi di Kecamatan Cariu, sering dikeluhkan oleh pengendara akibat kondisinya yang berpotensi membahayakan. Ruas jalan ini, mengalami kerusakan yang signifikan, terutama karena volume lalu lintas kendaraan berat dan genangan air. Dengan demikian, evaluasi kondisi perkerasan jalan dianggap penting untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan yang ada. Penelitian ini menggunakan dua metode analisis kondisi jalan, yaitu Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI). Evaluasi tambahan dilakukan dengan menerapkan metode mekanistik-empiris melalui aplikasi KENPAVE, yang menggunakan permodelan linear untuk menentukan umur perkerasan jalan. Data primer diperoleh melalui survei langsung di lokasi penelitian untuk mengukur nilai PCI dan SDI. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat yang berisi data perkerasan jalan yang digunakan untuk menghitung desain perkerasan jalan baru. Hasil survei menunjukkan bahwa kedua metode mengkategorikan jalan dalam kondisi "sangat buruk", dengan nilai akhir PCI masing-masing 28,067 dan 30 serta rata-rata SDI 151,83, mengindikasikan kerusakan berat pada permukaan jalan. Analisis lebih lanjut menggunakan metode mekanistik-empiris dengan program KENPAVE memberikan prediksi umur perkerasan yang sangat buruk, dengan sisa umur untuk kerusakan fatigue, deformation, dan rutting mencapai angka negatif, yang menandakan perlunya perbaikan segera. Rancangan rekonstruksi yang diusulkan mencakup struktur perkerasan bertipe FFF2 dengan ketebalan lapisan yang sesuai untuk meningkatkan daya tahan jalan. Kesimpulan menunjukkan bahwa meskipun hasil dari PCI dan SDI menunjukkan pola yang berbeda, kombinasi kedua metode memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi jalan dan menegaskan perlunya tindakan perbaikan mendesak untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.