Perbandingan Strategi Implementasi Rencana Keselamatan Konstruksi Pada Proyek Gedung Berisiko Keselamatan Konstruksi Kecil, Sedang, dan Besar
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Masalah utama dalam penelitian ini yaitu strategi implementasi Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) pada proyek Pembangunan gedung berisiko keselamatan konstruksi kecil, sedang, dan besar. Penelitiani ini bertujuan untuk menganalisis strategi implementasi Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) pada proyek pembangunan gedung berisiko keselamatan konstruksi kecil, sedang, dan besar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan kuesioner. Teknik pengumpulan data dilakukan melakui metode likert dengan pengambilan responden sebanyak 45 responden. Teknik analisi data menggunakan uji validasi, uji reliability, uji analisis deskripstif dan uji pearson correlation. Hasil pengujian menunjukkan personal, biaya, peralatan dan teknologi memiliki pengaruh terhadap strategi implementasi Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) pada Pembangunan gedung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi yang digunakan dalam konstruksi kecil adalah incidental dalam personal, sewa untuk peralatan, biaya dijadikan satu dengan perijinan dan teknologi masih manual. Untuk konstruksi sedang, part time personal, sewa untuk peralatan, biaya dijadikan satu dan untuk teknologi menengah. Dan konstruksi besar, full time untuk personal, biaya dipisahkan dengan dokumen lainnya, sedangkan peralatan milik sendiri dan teknologi sudah modern seperti sistem informasi manajemen proyek (PIMS) atau Building Information Modeling (BIM). Untuk konstruksi kecil dan sedang seharusnya bisa menerapkan strategi implementasi Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) konstruksi besar, yang dimana bisa mencapai tujuan mengurangi risiko kecelakaan kerja, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan meningkatkan produktivitas secara keseluruahan.