Implikasi Program Five Day School terhadap Kompetensi Profesional Guru Kelas di SD Muhammadiyah Demangan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah program five day school yang pada tahun 2017 dikeluarkan peraturan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia dan baru berjalan satu semester oleh bapak presiden diralat dari wajib menjadi sekolah-sekolah bebas memilih untuk melanjutkan five day school atau kembali ke 6 hari sekolah. Dengan adanya aturan baru ini memberikan implikasi terhadap guru-guru di sekolah dasar, terutama guru kelas yang hampir 8 jam bertatap muka dengan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan: program Five Day School, kompetensi profesional guru kelas, dan implikasi program Five Day School terhadap kompetensi profesional guru kelas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil lokasi penelitian di SD Muhammadiyah Demangan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang dikumpulkan, kemudian dari makna data tersebut penulis menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: Program five day school dibagi menjadi empat yaitu: (1) pembagian dan penyusunan jadwal, (2) program ektrakulikuler, (3) pembagian tugas guru, dan (4) pengawasan dan monitoring. Adapun kompetensi profesional guru kelas diklasifikasikan menjadi 6 yaitu: (1) pendidikan yang linier, (2) pendidikan S1, (3) mengelola kelas dan menggunakan media, (4) memahami prinsip-prinsip organisasi, (5) memahami siswa dan membantu memecahkan masalah siswa, (6) menyelenggarakan administrasi sekolah. Implikasi program five day school terhadap kompetensi profesional guru kelas memiliki dua impikasi, yaitu implikasi positif dan implikasi negatif.