<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Stabilisasi Tanah Lempung dengan Menggunakan Aspal Cair (SC70) sebagai Subgrade untuk Perencanaan Jalan Kelas I

dc.contributor.authorFahmi Eti, 96310230
dc.contributor.authorHisfarini HF, 97511005
dc.date.accessioned2020-06-09T06:51:58Z
dc.date.available2020-06-09T06:51:58Z
dc.date.issued2003
dc.description.abstractSalah satu masalah pembangunan dan pemeliharaan jalan adalah apabila melewati suatu daerah berupa tanah lempung yang mengembang (swelling clay soil), yang dapat mengakibatkan kegagalan atau kerusakan pada pembuatan jalan. Persoalan ini mendorong penyusun untuk mengadakan penelitian tujuan memperbaiki kondisi tanah lempung (stabilisasi tanah) yang indikasikan dari nilai CBR yang menggambarkan daya dukung tanah serta nilai pengembangan tanah. Penelitian laboratorium dilakukan pada tanah lempung dari Godean, Jogjakarta. Tanah lempung tersebut dicari kadar airnya, berat jenis, analisa saringan dan batas-batas konsistensi Atterberg, kemudian dicampur aspal cair SC70 yang telah diuji berat jenisnya dengan variasi kadar aspal cair SC70 2%, 4%, 6%, dan 8%. Campuran tersebut diuji kepadatan untuk mencari kadar air optimum pada tiap kadar aspal cair SC70, setelah diperoleh kadar air optimum selanjutnya dilakukan pengujian CBR dengan masa pemeraman 3 hari, 7 hari, dan 14 hari. Pengujian, CBR rendaman 4 hari dilakukan pada campuran yang menghasilkan berat kering maksimum. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kekuatan tanah pada lempung Godean, Jogjakarta. Ini akibat penambahan kadar aspal cair SC70. Kadar air untuk Proctor Test mengalami kenaikan sebesar 14,32 %, sedang volume berat kering menurun sebesar 9,97 %s etelah dicampur kadar aspal 8 %. Untuk pengujian CBR rendaman 4 hari juga terjadi peningkatan sebesar 260 % pada campuran kadar aspal 4 %. Berdasarkan nilai CBR yang didapat dalam penelitian, dilakukan perencanaan tebal lapis keras, dan analisisi biaya lapis perkerasan. Didapat hasil perkerasan yang efisien yaitu pada kadar aspal SC70 2% dengan harga Rp 50.755,875/ m³. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis hasil yang didapat, ternyata aspal cair SC70 dapat digunakan sebagai bahan stabilisator pada tanah lempumg Godean, Jogjakarta.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/21185
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStabilisasi Tanah Lempungen_US
dc.subjectMenggunakan Aspal Cair (SC70)en_US
dc.subjectsebagai Subgradeen_US
dc.subjectPerencanaan Jalan Kelas Ien_US
dc.titleStabilisasi Tanah Lempung dengan Menggunakan Aspal Cair (SC70) sebagai Subgrade untuk Perencanaan Jalan Kelas Ien_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
96310230 Fahmi Eti-97511005 Hisfarini HF.pdf
Size:
5.79 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: