<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Penambahan Abu Pembakaran Kayu dan Kapur Terhadap Nilai CBR pada Tanah Lempung untuk Desain Lapis Perkerasan Jalan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dalam bidang teknik sipil, bangunan harus memiliki struktur yang kuat. Beban struktur didistribusikan ke tanah sehingga tanah mempunyai peranan yang penting dalam sebuah konstruksi. Tanah lempung sering dijumpai di berbagai lapangan dan memiliki kelemahan yang dapat menimbulkan masalah terhadap struktur di atasnya seperti keretakan dan permukaan jalan tidak rata. Hal ini disebabkan karena daya dukung yang rendah, sifat kohesif, indeks plastisitas yang tinggi dan efek kembang susut yang menyebabkan deformasi. Penelitian ini mengkaji pengaruh penambahan bahan kapur dan abu Pembakaran kayu terhadap nilai CBR pada tanah serta pengembangan tanah (swelling). Pengujian yang akan dilakukan pada penelitian ini yaitu mencakup pengujian sifat fisik tanah asli, uji proktor standar, uji CBR, dan uji pengembangan (swelling). Pengujian CBR meliputi pengujian CBR unsoaked an CBR soaked dengan pemeraman selama 1 dan 7 hari serta rendaman selama 1 hari. Persentase penambahan bahan yang digunakan yaitu kapur 10% konstan dan abu pembakaran kayu 2%, 10%, dan 18%. Hasil pengujian menunjukan bahwa tanah asli merupakan lempung bersifat sedang sampai buruk menurut metode AASHTO dan merupakan lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi menurut metode USCS. Nilai CBR unsoaked tanah asli sebesar 13,17% dan nilai CBR soaked sebesar 3,48%. Setelah distabilisasi, nilai CBR unsoaked optimal yaitu sebesar 82,15% pada variasi campuran kapur 10% dan abu pembakaran kayu 18% dengan pemeraman 7 hari. Nilai CBR soaked optimal yaitu sebesar 49,85% pada variasi campuran kapur 10% dan abu pembakaran kayu 18% dengan pemeraman 7 hari. Nilai swelling menurun saat dilakukan stabilisasi. Perencanaan sub- grade perkerasan jalan pada tanah asli tidak memerlukan perbaikan tanah.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By