Faktor Risiko Tb Pada Anak Di RSUD Majalaya, Bandung
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang dapat terjadi pada orang dewasa ataupun anak-anak. Pemberantasan penyakit ini diperlukan terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, karena jumlah anak-anak mencapai 40-50% dari seluruh jumlah populasi. Insidensi terbanyak pada anak-anak yang usianya di bawah 15 tahun. Rata-rata usia anak yang terjangkit penyakit ini berkisar antara usia 1-4 tahun. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui persentase pasien anak dengan diagnosis tuberkulosis serta mengetahui faktor risiko apa sajakah yang menyebabkan tuberkulosis pada anak di RSUD Majalaya periode Januari 2011-Desember 2011.Metoda:Penelitian merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectionalmelalui telaah rekam medik pasien anak dengan TB di Poliklinik Anak Rumah Sakit Umum Daerah Majalaya, Kabupaten Bandung periode Januari 2011-Desember 2011 yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah rekam medik dan dianalisis menggunakan SPSS Ver 17.Hasil:Berdasarkan data hasil penelitian didapatkan bahwa kategori usia anak kurang dari lima tahun tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian tuberkulosis (p= 0.589; CI= 95%). Kejadian tuberkulosis pada pasien dengan jenis kelamin perempuan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kejadian tuberkulosis (p= 0.010; CI= 95%; RP= 0,641).Tuberkulosis paling banyak memberikan gejala demam, batuk, nafsu makan turun, lesu, dan diare yaitu berturut-turut sebesar 81,7%, 85,4%, 63,4%, 63,4%, dan 54,9%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut mempunyai hubungan yang signifikan dengn kejadian tuberkulosis(p= 0.000; CI= 95%; RP= 3.244; 2.414; 2.927; 2.386; 2.547). Pola pembayaran orangtua pasien yang memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian TB pulmoner (p= 0,002; CI= 95%; RP= 0,557)Simpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara pola pembayaran orangtua dengan kejadian tuberkulosis dan tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian tuberkulosis.